FAJARNUSANTARA.COM,-Puluhan Warga Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang, telah menyulut kehebohan dengan mengadakan aksi turun ke jalan utama Provinsi sambil membawa spanduk tuntutan.
Aksi ini dilakukan karena jalan propinsi Jalur Kadipaten, Ujungjaya dan Indramayu yang rusak parah belum juga diperbaiki, meskipun pembangunan jalan tol Cisumdawu sudah diresmikan oleh Presiden.
Aksi mereka terpantau mendapatkan pengawalan ketat dari Forkopimcan Ujungjaya supaya tidak terjadi pemblokiran jalan.
Sekdes Desa Ujungjaya, Iim Muhyidin membenarkan hal tersebut ketika dihubungi oleh wartawan fajarnusantara.com melalui telepon selulernya.
Ia menyatakan bahwa, warga sudah mulai geram karena jalan yang bermasalah tersebut tak kunjung diperbaiki. Kepulan Debu yang timbul ketika kendaraan melintas juga menjadi keluhan warga sekitar.
“Jika musim penghujan tiba, jalan ini seperti sungai yang mengering dan menyebabkan banyak pengguna jalan terjatuh karena licin dan banyak batu berserakan, jika panas maka akan sangat berdebu,” ujarnya.
Mendapat kabar tentang aksi tersebut, pihak Forkompimcam Ujungjaya segera bergerak cepat untuk bertemu dengan para pengunjuk rasa. Bahkan, perwakilan dari pihak Polres turut hadir dalam aksi tersebut.
Dalam pertemuan itu, pihak Forkompimcam menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi keluhan warga dan segera menyampaikannya ke instansi terkait agar ada penanganan yang serius atas permasalahan jalan yang rusak.
Forkopimcam Ujungjaya juga berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemangku kepentingan terkait.(maul)**
