Site icon Fajar Nusantara

Tol Cisumdawu Diresmikan Presiden Jokowi, Akses ke Bandara Kertajati Semakin Mudah!

Foto : Istimewa

FAJARNUSANTARA.COM,- Wow, momen epik terjadi hari ini! Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Presiden RI, Joko Widodo, mengesankan kita semua dengan peresmian tol yang fenomenal. Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan kini beroperasi penuh di Cisumdawu Twin Tunnel KM 169/200, Kabupaten Sumedang, Selasa (11/7/2023).

Dan itu bukan berita biasa, teman-teman! Dengan kehadiran Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), perjalanan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka, akan terasa jauh lebih mudah. Sungguh sensasional!

“Alhamdulillah, pada hari ini jalan Tol Cisumdawu sudah selesai dan siap untuk dioperasikan,” kata Presiden Jokowi dengan penuh kegembiraan dalam pidatonya.

Beliau menambahkan, “Diharapkan dengan hadirnya tol ini, konektivitas menuju Bandara Kertajati akan semakin terbuka lebar. Kita telah bersama-sama bekerja keras untuk menyelesaikan tol dan Bandara Kertajati ini, dan akhirnya kita berhasil!”

Tidak hanya itu, Presiden juga berharap bahwa dengan beroperasinya Tol Cisumdawu secara penuh, Bandara Kertajati akan mengudara secara penuh pada Oktober 2023. Wow, itu sungguh luar biasa!

“Dan kami berharap setelah Tol Cisumdawu selesai, airport Kertajati akan beroperasi secara penuh pada bulan Oktober. Saat ini, penerbangan haji telah dimulai,” ujarnya dengan semangat yang membara.

Proyek pembangunan tol sepanjang 61,6 kilometer ini menghabiskan dana sebesar Rp18,3 triliun, luar biasa besar! Separuh dari anggaran tersebut, yaitu Rp9,08 triliun, berasal dari APBN, sementara sisanya dibiayai melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan swasta.

Namun, proyek pembangunan jalan tol ini tidaklah mudah, teman-teman. Butuh waktu 12 tahun untuk menyelesaikannya. Presiden menyebutkan bahwa masalah utama adalah pembebasan lahan yang memakan waktu cukup lama.

“Jalan tol ini menghubungkan Kota Bandung melalui Tol Cipularang ke Tol Cipali, sehingga kita semua tahu bahwa pembangunan Tol Cisumdawu dimulai sejak tahun 2011. Artinya, sudah 12 tahun! Memang ada banyak masalah di lapangan, terutama pembebasan lahan, dan kita berada di Terowongan Kembar yang panjangnya 472 meter,” ungkap Presiden dengan penuh semangat.

“Di seluruh Indonesia, tidak ada jalan tol yang melintasi dua terowongan seperti yang kita lihat di Tol Cisumdawu ini!” tambahnya dengan bangga.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa Tol Cisumdawu secara resmi terhubung dengan Tol Cipali. Ini diharapkan akan memaksimalkan operasional Bandara Kertajati.

“Sudah resmi, Cisumdawu terhubung dengan Cipali. Kemarin, saya langsung dari Kertajati ke sini menggunakan Tol Cisumdawu. Kita ingin menjadikan bandara (Kertajati) lebih fungsional agar dapat beroperasi dengan maksimal. Tahun ini, sudah ada 25 kloter haji yang berangkat dari Kertajati,” ungkap Basuki.

“Jadi, nanti saat Natal dan Tahun Baru, warga Bandung yang ingin ke Cirebon tidak perlu melalui Cipali lagi, mereka bisa langsung menggunakan Tol Cisumdawu. Sekarang, hanya butuh waktu 45 menit dari ujung Cileunyi hingga Cipali,” imbuhnya dengan penuh antusiasme.

Basuki juga menjelaskan bahwa setengah dari biaya pembangunan Tol Cisumdawu ditanggung oleh pemerintah. Dengan demikian, harapannya adalah tarif tol dapat lebih terjangkau di masa depan.

Menurut Basuki, tarif tol yang akan diterapkan di Tol Cisumdawu adalah Rp1.275 per kilometer. Wow, itu jauh lebih murah dibandingkan dengan tarif tol di tempat lain. Terima kasih, dukungan konstruksi dari pemerintah!

Inilah momen bersejarah bagi Jawa Barat! Dengan Tol Cisumdawu yang megah, akses ke Bandara Kertajati akan menjadi spektakuler. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan tol ini. Jawa Barat semakin maju dan terhubung!.***

 

 

Exit mobile version