FAJARNUSANRARA.COM- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menggagas kerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia terkait Pusat Pengembangan Pancasila.
Inisiatif ini dibahas dalam pertemuan antara Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman, dengan Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP, Kemas Akhmad Tadjuddin, beserta jajaran di Gedung Negara pada Senin (15/1/2024) malam.
Penjajakan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya di Jakarta, dan rencananya, pusat pengembangan Pancasila akan diwujudkan di Bumi Perkemahan Kiara Payung Jatinangor.
Pj Bupati Herman menyampaikan bahwa Pemkab Sumedang akan melakukan survei titik koordinat dengan Pemrov Jabar di Kiara Payung Jatinangor.
“Upaya Pemkab Sumedang diharapkan menjadi terobosan untuk kepentingan nasional. Kami telah mengirim surat kepada gubernur untuk fasilitasi hibah tanah guna pembangunan Pusat Pengembangan Pancasila di Kiara Payung,” ujarnya.
Herman juga mengungkapkan pembahasan terkait pelaksanaan KKN Tematik Gotong Royong Membangun Desa (GRMD) sebagai aktualisasi nilai-nilai Pancasila.
“Pemkab Sumedang telah melaksanakan KKN Tematik di 26 desa, dan akhir bulan ini, 2.510 mahasiswa akan diterjunkan ke 251 desa untuk melaksanakan KKN Tematik GRMD. Itu adalah aktualisasi dan eksekusi Pancasila,” tambahnya.
Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP RI, Kemas Akhmad Tadjuddin, menyampaikan hasil evaluasi BPIP yang menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila belum tersosialisasi merata.
“Tahun 2024 ini, kami intensifkan Bimtek langsung kepada perancang regulasi, bagaimana memasukkan nilai Pancasila secara langsung ke dalam praktek,” ujarnya.
Tadjuddin menyatakan bahwa kolaborasi gagasan Pj Bupati Sumedang dengan BPIP akan berdampak positif pada kemajuan daerah, yang pada akhirnya akan turut berkontribusi pada kemajuan Indonesia.
“Inspiratif, jika gagasan ini terealisasi, desa-desa akan maju, berdampak pada kabupaten, dan pada akhirnya mendorong kemajuan Indonesia,” katanya. **
