SUMEDANG,- Satu rumah warga Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang ambruk semua di dekat bantaran sungai Cipacing.
Rumah milik Ajang Romansyah ambruk diakibatkan ada pergeseran tanah yang tergerus aliran sungai Cipacing yang cukup deras, Kamis (5/5).
Kejadian tersebut berdasarkan informasi yang dihimpun fajarnusantara.com terjadi pada pukul 16.30.
Di hari kejadian, Kepala Desa Cipacing, Dede Juariah, beserta Aparatur Desa terjun langsung kelapangan, dibantu Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Jatinangor. Warga sekitar juga turut serta membantu menyelamatkan barang-barang yang bisa di selamatkan.
Menurut Dede, ambruknya rumah warga akibat sering tergerus arus sungai dan terjadi pergeseran tanah akhirnya ambruk.
“Kami bersama jajaran Aparatur Desa dan LPM serta warga sekitar secepatnya mengevakuasi pemilik rumah tersebut dan untuk sementara pindah dulu ke rumah saudaranya, karena rumah sudah tidak layak untuk di tingali,” kata Dede.
Ia menambahkan, rumah korban semuanya ambruk karena rumahnya tepat tepat berada dibantaran sungai Cipacing, tanah nya habis sehingga tidak ada penopang lagi yang bisa menahan rumah tersebut.
“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada korban jiwa, hanya material dan perabotan rumah saja yang rusak, karena ketika rumah mau ambruk katanya pemilik rumah lagi beres-beres rumah,” tuturnya.
Namun, terang Dede, ketika terdengar suara bergeretak penghuni rumah langsung berhamburan keluar, semuanya berhasil selamat tidak ada yang terlambat. (ESH)
