Anggota DPRD Sumedang asal Paseh, Deni Agus Setiawan, menyebut, kondisi jalan di Sumedang lebih parah dari data yang disajikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumedang.
Ia mencontohkan diwilayahnya, Jalan Legok-Congeang kondisi jalannya cukup memprihatinkan. Di mulai dari Jembatan Legok yang kondisi aspalnya sudah sangat parah.
“Ada dua jembatan di wilayah legok yang kondisi aspalnya rusak parah,” sebut Deni kepada Fajar Nusantara, Senin (12/6).
“Dengan kondisi tersebut saya khawatir jembatannya amblas, apalagi kan setiap hari di lewati mobil bertonase besar, mobil-mobil besar bermuatan pasir dan batu,” tambah Deni.
Menurutnya, kondisi jalan rusak yang paling panjang di daerah Cipemakar hingga wilayah Desa Cibeureuyeuh. Sampai ada warga yang mencoba menambalnya dengan pasir dan tanah, supaya kondisi nya tidak terlalu parah.
“Tentu warga berharap agar kerusakan jalan tersebut bisa cepat di perbaiki,” katanya.
Data yang di miliki oleh Dinas PUTR, sebut Deni, kondisi jalan rusak ringan di wilayah tersebut sepanjang 0,3 Km dan rusak berat 0 Km, padahal kondisi di lapangan lebih panjang dari itu.
