Site icon Fajar Nusantara

Sumedang Menjadi Penyangga Cabe Tingkat Nasional

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Sajidin, saat diwawancara awak media

Sumedang-, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang sangat mengapresiasi para petani yang ada di Kabupaten Sumedang. Sebab pihak Kementerian Pertanian Republik Indonesia kembali mengunjungi petani cabai yang ada di Desa Sukawangi Kecamatan Pamulihan.

Dirjen Holtikultura Republik Indonesia mengunjungi langsung Kelompok Dangiang Tani dan Tani Mukti Desa Sukawangi Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang dalam rangka Monev Ketersediaan/Panen Cabai.

Menurut Kepala Dinas Kabupaten Sumedang H. Sajidin, M.Hut mengatakan, Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah penyangga cabe ditingkat Nasional,

Seperti disampaikan H. Aseng, selaku Champion Cabe Kabupaten Sumedang, petani cabai memperlukan bantuan 55 hektar lahan untuk ditanami cabai, yang nantinya akan di sebar di sejumlah wilayah yang memiliki Champion Cabe di Sumedang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang berharap, pihaknya kedepan akan terus mengembangkan lagi sentral cabe, di wilayah pamulihan kurang lebih ada 254 hektar, bahkan jadwal penanamannya juga sudah terjadwal dengan baik, jadi secara produksi Sumedang sebagai penyangga Cabai tingkat Nasional.

“Kehadiran Dirjen Pertanian RI, sekaligus memberikan bantuan, mulai dari bibit cabai dan Mulsa, untuk anggaran tahun 2022,” tutur Sajidin kepada Fajar Nusantara, Kamis (16/6)

Dikataka Sahidin, selain sayuran, Dirjen bisa membantu pengembangan buah-buahan seperti mangga gedong gincu yang ada di Kawasan Jatigede.

Untuk bahan pupuknya juga didukung untuk lebih menggunakan bahan-bahan non kimiawi dan Dirjen juga mendukung program Demplot. Rencananya pada tahun 2023 sekitar 5O hektar lahan menggunakan bahan non kimiawi.

Perlu diketahui, untuk sentral Cabe di Kabupaten Sumedang ada di Kecamatan Pamulihan, Sukasari, Tanjungsari serta Kecamatan Cimanggung, bahkan petani cabai di Kecamatan Cimanggung Desa Sindulang dijadikan percontohan Integratif Farming

Exit mobile version