FAJARNUSANTARA.COM,- Kabupaten Sumedang telah dipilih untuk menjadi percontohan dalam proyek kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan Perguruan Tinggi dalam upaya membangun desa.
Proyek yang diberi nama ‘Pemda Perguruan Tinggi Membangun Desa’ ini akan dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan, dimulai dari satu desa dalam setiap kecamatan.
Kerja sama ini tercantum dalam dokumen resmi yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah, Drs. Herman Suryatman, M.Si, dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Dr. Samsuri, S.Pd., MT, pada hari Rabu (16/8/2023) di Command Center Sumedang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Drs. Herman Suryatman, M.Si, menjelaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini akan bekerja sama secara gotong royong untuk membangun desa.
“Dalam empat bulan mendatang, kami akan menciptakan 26 desa di 26 kecamatan sebagai contoh pertama dari konsep ‘Pemda Perguruan Tinggi Membangun Desa’,” ujarnya.
Menurut Sekda, proyek ini akan fokus pada penanggulangan kemiskinan, stunting, dan berbagai permasalahan spesifik yang dihadapi oleh desa.
Jika program ini berjalan sukses, rencananya mulai Januari 2024, proyek serupa akan diperluas ke 270 desa dan 7 kelurahan di seluruh Kabupaten Sumedang.
“Kami akan menerapkan pendekatan bersama antara Pemda dan perguruan tinggi. Bahkan kami akan melibatkan masyarakat dan dunia usaha dalam kerangka pentahelix. Dengan pendekatan gotong royong seperti ini, tidak ada yang tidak mungkin,” tambah Sekda.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Samsuri, S.Pd., MT, menyampaikan bahwa proyek ‘Pemda Perguruan Tinggi Membangun Desa’ merupakan bentuk kerja sama yang menunjukkan pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi di wilayah IV LLDIKTI.
Ia menegaskan bahwa tujuan mereka adalah memberikan bantuan yang konkret bagi pemerintah daerah, sehingga tercipta sinergi yang nyata.
“Kami memilih Sumedang sebagai proyek percontohan. Ini bukan hanya sebuah kebijakan, tapi juga upaya konkret untuk mendorong kemandirian desa melalui pendekatan kampus merdeka,” tegasnya.(Sambas)**
