Site icon Fajar Nusantara

Suasana Haru, Menyelimuti Doa Bersama dan Tahlil Pasca Kecelakaan Bus Rombongan SDN Sayang

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Sekolah Dasar (SD) Negeri Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, gelar Doa bersama dan Tahlil bagi korban kecelakaan maut di Tasikmalaya dihalaman SDN Sayang.

Dalam pantauan awak media, kegiatan tersebut dihadiri ratusan orang terdiri dari tua murid, guru-guru, Kepala Sekolah, siswa-siswi serta alumni SDN Sayang, nampak hadir ketua PGRI Kecamatan Jatinangor dan kepala Desa Sayang.

Doa bersama berlangsung khidmat dan penuh haru, semuanya tertunduk menghayati apa yang disampaikan ustad Suryana yang memimpin doa bersama.

Dadang Juhari, pengawas pembina Kecamatan Jatinangor mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Komite Sekolah SDN Sayang. Adanya kegiatan ini sebagai bahan instrospeksi diri, terkait dengan musibah yang terjadi, dan harus ambil hikmahnya.

“Sekolah dasar ini perlu diketahui menjadi inti di gugus 1 tingkat kecamatan Jatinangor, jadi dibalik musibah ini kita ambil hikmah dan barokahnya. Untuk itu bagi korban yang luka-luka secepatnya sembuh, dan bagi keluarga semuanya diberikan ketabahan, bagi yang meninggal dunia Husnul Khotimah,” ucapnya. Jum’at (01/07/2022).

Sementara itu, menurut ketua Komite SDN Sayang Cicih Sukaesih mengatakan, kegiatan Tahlil dan Doa bersama ini bisa terwujud, yang mana ini semua berkat kerja sama semua pihak.

“Sebenarnya, para orang tua murid berencana untuk melakukan Tahlil ini setiap hari, namun setelah kita berkumpul akhirnya ada kesepakatan jika kita bikin kegiatan akbar yakni dilakukan dalam satu hari saja. Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terwujud, didukung kepala sekolah dan para alumni SDN Sayang serta kepala Desa Sayang,” katanya.

Kepala Desa Sayang, Dodi Kurnaedi mengatakan, dengan adanya kegiatan ini selaku pribadi dan kepala desa sangat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan. Tentunya dibalik sebuah musibah, mudah mudahan kebersamaan ini tetap terjalin, sesuai dengan visi misi Desa sayang yakni, Agamis, Aman, Maju dan Sejahtera.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi.
Saya juga termasuk alumni SDN Sayang lulusan tahun 88, jelas sekali sangat berduka,” tutupnya. (ESH).

Exit mobile version