FAJARNUSANTARA.COM,- Diskanak Kabupaten Garut memastikan bahwa stok hewan kurban untuk Iduladha 1444 Hijriah/2023 Masehi di Kabupaten Garut aman dan tercukupi.
Kadiskanak Garut, Sofyan Yani, mengungkapkan hal tersebut dalam keterangan resminya setelah acara pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha) di Aula Diskanak Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Selasa (23/05/2023).
Sofyan menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya, stok ternak sapi kurban sekitar 2.700 sampai 3.000 ekor sudah terpenuhi, termasuk juga melalui pasokan ternak dari luar yang telah terjamin keamanannya dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Penyakit Lumpy Skin Disesase (LSD) yang dapat diatasi.
Penyakit LSD sendiri disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae yang menyerang ternak ruminansia, seperti sapi dan kerbau.
“Stok ternak tersebut, insya Allah, akan tercukupi karena kami mendapatkan pasokan dari luar Garut, seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah, namun tentunya harus memastikan bahwa ternak tersebut bebas dari PMK,” ungkap Kadiskanak.
Selain itu, Sofyan juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk memastikan apakah hewan-hewan tersebut memenuhi persyaratan kesehatan.
“Kami akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baik di bandar-bandar maupun di pasar-pasar, atau bahkan di DKM-DKM yang akan melakukan penyembelihan. Pemeriksaan ini akan dilakukan secara maraton,” tambahnya.
Menanggapi penyebaran PMK yang terjadi menjelang Idul Adha tahun lalu, Sofyan menyebut bahwa penyakit tersebut di Kabupaten Garut belum sepenuhnya hilang, namun sudah terkendali.
Diskanak telah menyiapkan petugas, melakukan vaksinasi, pengobatan, pencegahan, dan langkah-langkah lainnya.
Meskipun demikian, ia mengimbau masyarakat yang meragukan kesehatan hewan kurban yang akan dipotong untuk segera menghubungi petugas yang ada di Diskanak Garut.
Pihaknya telah menyiapkan 8 dokter hewan yang siap sedia melayani masyarakat dan memberikan edukasi mengenai kesiapan hewan ternak.
“Jika ada keraguan, segera hubungi petugas kami untuk memastikan apakah hewan tersebut sehat atau tidak. Penting untuk menghubungi petugas jika ada keraguan,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar dengan tersedianya stok hewan yang memadai dan berkualitas baik.
“Kami juga berharap masyarakat merasa nyaman mengonsumsi daging kurban ini, karena itu merupakan tanggung jawab kami,” tandasnya.(Sambas)***
