FAJARNUSANTARA.COM— PLN terus memperkuat peran Srikandi sebagai motor penggerak budaya kerja inklusif dan peningkatan layanan kelistrikan. Perempuan kini tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan aktor utama dalam menjaga keandalan listrik hingga pengambilan keputusan strategis.
PLN mendorong penguatan peran Srikandi melalui program pemberdayaan yang terstruktur. Program ini membuka akses setara bagi pegawai perempuan dalam pengembangan kompetensi dan jenjang karier.
Srikandi PLN berkontribusi di berbagai lini vital, mulai dari pengawasan infrastruktur kelistrikan guna menjaga keandalan distribusi energi, hingga menjadi garda terdepan dalam pelayanan pelanggan dengan pendekatan yang responsif dan empatik.
Selain itu, mereka aktif dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa peran Srikandi menjadi kunci dalam transformasi organisasi.
“Srikandi PLN di Jawa Barat bukan hanya pendukung, mereka adalah penggerak utama transformasi. Kami berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkarya dan memimpin. Kehadiran mereka membawa warna baru dalam cara kita melayani pelanggan; lebih humanis, namun tetap profesional dan tangguh secara teknis,” ujar Sugeng.
Hal senada disampaikan Manager PLN UP3 Sumedang, Ramdani Agustiyansah. Ia menilai kontribusi Srikandi berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan di daerah.
“Di UP3 Sumedang, kami melihat langsung bagaimana dedikasi para Srikandi mampu meningkatkan kualitas layanan masyarakat. Mereka membuktikan bahwa kesetaraan kompetensi adalah nyata. Baik di ruang kontrol maupun saat berinteraksi langsung dengan warga, Srikandi Sumedang menunjukkan integritas dan ketangguhan yang menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah ini,” kata Ramdani.
Melalui penguatan peran Srikandi, PLN menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender sekaligus mendorong lahirnya inovasi dari keberagaman perspektif. Upaya ini juga diharapkan mampu menarik lebih banyak talenta perempuan untuk berkiprah di bidang STEM.****
