FAJARNUSANTARA.COM- Kabupaten Sumedang meraih penghargaan prestisius sebagai “Best Of The Best” dan “Kabupaten Terbaik Pertama untuk Inovasi Pemerintah Daerah” dalam Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2023 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Capaian luar biasa ini menjadikan Sumedang sebagai pusat sorotan dalam dunia inovasi di tingkat daerah.
Inovasi unggulan yang memenangkan gelar “Best Of The Best” adalah WhatsApp Kebutuhan Informasi dan Pelayanan Online (WAKEPO). WAKEPO berhasil dinobatkan sebagai inovasi terbaik di antara berbagai perangkat daerah, biro, perangkat daerah kabupaten/kota di Jawa Barat, kantor pusat balai, biro, kementerian, perguruan tinggi di Jawa Barat, dan BUMN/BUMD yang berpartisipasi dalam KIJB 2023.
Prestasi ini bukanlah yang pertama bagi Sumedang dalam ajang KIJB. Kabupaten ini berhasil meraih juara selama tiga tahun berturut-turut. Pada tahun-tahun sebelumnya, Sumedang mengusung inovasi e-Simpati dan Sipajakdadi, yang juga meraih penghargaan tinggi dalam kompetisi tersebut.
Selain penghargaan untuk WAKEPO, Sumedang juga memperoleh penghargaan untuk “Karya Tulis Terbaik Pertama” yang ditorehkan oleh ASN Hadi Ferdiansyah dan Nugraha Fitria Ruhyana, Pejabat Fungsional Bapppeda Kabupaten Sumedang.
Pj. Bupati Herman Suryatman, yang turut hadir dalam acara penghargaan di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Selasa, (3/10/2023), mengungkapkan, Ini adalah hasil inovasi dari ASN Sumedang dan dukungan dari Forkopimda serta seluruh masyarakat Sumedang.
“Keberhasilan Sumedang dalam KIJB adalah prestasi bersama, prestasi ini menunjukkan bahwa Sumedang akan terus maju. Pemda Sumedang tidak hanya menjadi juara di provinsi atau di tingkat nasional, tetapi juga juara di hati masyarakat,” katanya dengan penuh semangat.
Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2023 telah dimulai sejak 6 Juni 2023 dan berhasil menghimpun 663 inovasi cemerlang dari para inovator di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, 300 inovasi berhasil lolos seleksi administrasi dari total 850 inovasi yang mendaftar hingga batas waktu pendaftaran pada 4 Agustus 2023.
“Proses penilaian KIJB dilakukan secara ketat dan transparan oleh 9 tim penilai independen dengan latar belakang dan profesi yang beragam. Tahapan penilaian mencakup seleksi administrasi, proposal inovasi, expert judgment, presentasi, wawancara, serta sertifikasi dan validasi lapangan,” urainya.
“Hasil dari rapat pleno adalah penentuan nominasi terbaik, termasuk “Top 50,” “Top 25,” “Top 15,” “Top 5 Inovasi Terbanyak,” hingga “Best Of The Best” yang berhak menerima piala bergilir,” tandasnya.
Tema KIJB Tahun 2023 adalah “Kemandirian Masyarakat Jawa Barat” dengan tagline “Game On and be Champion.” Inovasi yang dipertandingkan meliputi berbagai aspek, seperti pelayanan publik di bidang tata kelola pemerintahan, tata kelola bisnis, inovasi sosial kemasyarakatan, dan teknologi lainnya.
Sumedang telah membuktikan diri sebagai pemimpin dalam inovasi dan akan terus menjadi teladan bagi kabupaten-kabupaten lain di Jawa Barat dalam menciptakan solusi inovatif untuk kemajuan daerah. Sumedang, sebuah contoh sukses dalam mewujudkan visi “Game On and be Champion” dalam mewujudkan kemandirian masyarakat Jawa Barat.***
