FAJARNUSANTARA.COM– SMA Plus Al-Aqsa kembali menggelar program tahunan pengabdian masyarakat bertajuk Al-Aqsa Siap Mengabdi (Aqsi). Kegiatan yang berlangsung pada 2–10 Maret 2025 ini menjadi ajang bagi siswa kelas 12 untuk terjun langsung ke masyarakat sebelum mereka lulus.
Sebanyak 154 siswa kelas 12 disebar ke 14 titik, termasuk Padalarang, Conggeang, Sukasari, dan Cicalengka. Mereka berinteraksi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Ini program tahunan sebelum siswa keluar dari sekolah. Mereka akan mengabdi selama 10 hari untuk belajar berinteraksi dengan masyarakat serta membantu dalam bidang agama, sosial, dan bidang lainnya,” ujar Kepala SMA Plus Al-Aqsa, Apip Hadi Susanto.
Dalam program ini, siswa mengajar anak-anak Diniyah, TK, dan PAUD dengan metode yang telah mereka pelajari. Mata pelajaran yang diajarkan mencakup Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Selain itu, mereka turut serta dalam kegiatan sosial, seperti membersihkan masjid dan madrasah serta memberikan bantuan alat kebersihan dan perlengkapan masjid lainnya.
Menurut Apip, SMA Plus Al-Aqsa secara rutin mengadakan kegiatan serupa, terutama saat Ramadan, dengan melibatkan seluruh siswa dalam program pesantren kilat di masyarakat.
“Mereka telah dibekali cara mengajar anak-anak Diniyah, TK, dan PAUD. Selain itu, mereka akan berbaur dengan masyarakat dan bergotong-royong dalam berbagai kegiatan sosial,” tambahnya.
Sebelum program dimulai, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Forkopimcam dan pemerintah desa setempat guna memastikan kelancaran kegiatan. Respons masyarakat pun sangat positif, bahkan beberapa warga berharap agar program ini bisa diperpanjang lebih dari 10 hari.
“Tahun lalu, di Tegal Manggung, kami menemukan madrasah berbahan bambu. Kami bantu sebisa mungkin, dan masyarakat pun ikut terlibat. Hal ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap pendidikan dan lingkungan,” kata Apip.
Program pengabdian masyarakat seperti Aqsi umumnya dilakukan oleh mahasiswa, bukan siswa SMA. Namun, SMA Plus Al-Aqsa ingin menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini.
“Biasanya hanya mahasiswa yang mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat. Namun, kami ingin menanamkan kepedulian sejak dini kepada para siswa,” ujar Apip.
Dengan program ini, SMA Plus Al-Aqsa tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat.**
