Site icon Fajar Nusantara

Satu Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Sumedang-Bandung

Korban Laka Lantas saat dibawa Polisi ke Puskesmas Jatinangor, (Foto: Istimewa)

FAJARNUSANTARA.COM– Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan dua arah Sumedang–Bandung, tepatnya di depan Perumahan Pondok Maulana, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis siang, 10 April 2025. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.55 WIB itu melibatkan dua sepeda motor dan sebuah mobil, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.

Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, membenarkan peristiwa tersebut.

“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.55 WIB. Tim langsung kami kerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal,” kata Kompol Rogers saat ditemui di Mapolsek Jatinangor.

Menurut informasi yang dihimpun dari lokasi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi Z 3529 CK yang dikendarai Erwan Budi Permana melaju dari arah Sumedang menuju Bandung dengan kecepatan tinggi. Erwan berboncengan dengan Dede S, warga Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan.

“Diduga karena melaju terlalu cepat, pengendara kehilangan kendali saat melintas di tikungan depan Perum Pondok Maulana. Sepeda motor keluar jalur dan menabrak pengendara lain dari arah berlawanan,” ujar Bripka Budi Rusdiana, anggota Unit Lalu Lintas Polsek Jatinangor yang turut mengamankan lokasi.

Pengendara yang tertabrak adalah Fadli Hibatullah Zulfikor, mahasiswa asal Tanjungsari, yang mengendarai Yamaha Mio bernomor polisi Z 3790 BC. Benturan keras di jalur berlawanan juga melibatkan sebuah mobil yang identitas pengemudinya belum diketahui.

“Korban atas nama Erwan Budi Permana meninggal dunia di lokasi akibat benturan keras. Sementara Dede S mengalami luka lecet di bagian punggung dan Fadli Hibatullah lecet di kaki kiri,” lanjut Bripka Budi.

Penanganan lebih lanjut atas kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Polres Sumedang. Aiptu Bronto yang menerima pelimpahan menyebut pihaknya akan mendalami keterangan saksi dan mencari identitas pengemudi mobil yang turut terlibat dalam kecelakaan.

“Untuk sementara, saksi utama adalah Dede S yang turut menjadi korban dalam kecelakaan ini. Kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Aiptu Bronto.

Kecelakaan tersebut sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi padat merayap. Petugas kepolisian dibantu warga mengevakuasi korban dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan.**

Exit mobile version