FAJARNUSANTARA.COM- Rektor IPDN, Prof. Dr. Drs. H. Hadi Prabowo, M.M, yang turut menjadi narasumber dalam acara ini, menyambut kegiatan ini dengan antusias. Selasa 31 Oktober 2023.
Beliau mengungkapkan bahwa IPDN memiliki program studi kependudukan dan catatan sipil di Fakultas Perlindungan Masyarakat, sehingga materi yang dibahas dalam seminar ini sangat relevan dengan kurikulum yang diampu di kampus tersebut.
Prof. Hadi menyampaikan bahwa isu kependudukan masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan di Indonesia.
“Pemerintah harus fokus pada pengendalian jumlah penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga, dan upaya pemerataan keseimbangan pendapatan serta kekayaan penduduk,” ujarnya.
Menurut Prof. Hadi, saat ini Indonesia sedang menghadapi bonus demografi, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, pada tahun 2045 hal ini bisa menjadi beban negara.
Dikatakannya, mengingatkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 9,23%, sementara angka pengangguran pada bulan Juli lalu mencapai 5,45%.
“Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, perlu meningkatkan pendapatan perkapita setidaknya tiga kali lipat dari pendapatan saat ini, yaitu mencapai $4.580, hal ini memerlukan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas,” tandasnya.
Prof. Hadi berharap bahwa seminar nasional ini akan memberikan wawasan dan pengetahuan bagi praja IPDN, sehingga mereka dapat menghasilkan ide dan inovasi untuk mengelola penduduk di masa depan, yang akan mendukung pemerintah mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Kepala BKKBN, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K), juga menyoroti kerjasama dengan IPDN. Ia mempercayai bahwa ASN IPDN memiliki potensi untuk menjadi pemimpin di masyarakat tempat mereka bertugas, terutama dalam meningkatkan kesadaran tentang kualitas penduduk.
“ASN muda ini mampu memainkan peran penting dalam mendorong perubahan struktur kualitas di tengah masyarakat, terutama dalam menyampaikan informasi seputar kesehatan, pendapatan perkapita, dan partisipasi dalam pendidikan,” tegasnya.
Selain Rektor IPDN dan Kepala BKKBN, beberapa narasumber lain yang turut hadir dalam acara ini adalah Direktur Sosial Budaya dan Demografi Pengkajian Debidjianstrat Lemhanas, Brigjenpol Chaidir, S.H., S.I.K, M.Si, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E, MBA, Ph.D, dan Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber CISSREC, Dr. Pratama Dahlian Persadha.
Seminar nasional ini diharapkan akan memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya mengatasi permasalahan kependudukan di Indonesia dan mendukung visi Indonesia Emas Tahun 2045.**
