FAJARNUSANTARA COM – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto bersama PT PLN (Persero) Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional koperasi sekaligus memperkuat peran KDKMP di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dalam mendukung perekonomian dan pelayanan masyarakat desa.
Dalam kunjungan itu, PLN turut mendorong pengembangan layanan transaksi kelistrikan melalui Payment Point Online Bank (PPOB) Layanan tersebut memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran tagihan listrik dan pembelian token listrik melalui koperasi di wilayahnya.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi tempat kegiatan ekonomi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana penyaluran bantuan pemerintah dan barang bersubsidi kepada masyarakat.
“KDKMP bukan toko retail. Ini adalah infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan pemerintah dan barang-barang bersubsidi. Ini adalah langkah awal, dan kami tentunya akan terus mengevaluasi agar lebih baik,” ujar Bima.
Bima juga mengapresiasi dukungan PLN yang menghadirkan layanan transaksi kelistrikan di KDKMP. Menurut dia, layanan tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah jenis pelayanan yang tersedia di koperasi.
Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy mengatakan PLN mendukung pengembangan KDKMP melalui kolaborasi yang memberikan manfaat bagi koperasi maupun masyarakat. Menurut dia, layanan transaksi kelistrikan dapat menjadi peluang usaha tambahan bagi koperasi.
“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui KDKMP, PLN all out mendukung kemandirian koperasi. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi KDKMP untuk menjadi mitra penyedia layanan transaksi kelistrikan bagi masyarakat,” ujar Fahrur Rozy.
Fahrur menjelaskan layanan PPOB memberikan alternatif bagi masyarakat untuk melakukan transaksi kelistrikan secara langsung melalui koperasi. Fasilitas tersebut juga dapat menjangkau warga yang belum terbiasa menggunakan kanal layanan digital.
“Melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik, KDKMP dapat memperluas jenis layanan yang tersedia bagi warga sekaligus memperoleh peluang pendapatan tambahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi masing-masing wilayah,” katanya.
Dukungan terhadap KDKMP juga dilakukan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, pengelola koperasi, dan pemangku kepentingan terkait. Selain memastikan kebutuhan listrik koperasi terpenuhi, PLN mendorong perluasan akses layanan kelistrikan hingga tingkat desa.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan penyediaan layanan kelistrikan di KDKMP merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
“PLN UID Jawa Barat berkomitmen mendukung pengembangan KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik yang andal serta perluasan akses layanan kelistrikan bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan listrik, sekaligus membuka peluang usaha bagi koperasi untuk tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Joharifin.
Joharifin mengatakan PLN akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola koperasi agar pengembangan layanan kelistrikan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi masing-masing wilayah.
Sementara itu, Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiadi mengapresiasi penambahan layanan transaksi kelistrikan di KDKMP. Menurut dia, keberadaan berbagai layanan dalam satu tempat dapat mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Keberadaan KDKMP diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan pokok maupun mengakses layanan kelistrikan. Kami berharap koperasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga,” kata Asep.
Melalui penguatan operasional dan perluasan layanan, KDKMP diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus pelayanan masyarakat desa. Kolaborasi dengan PLN menjadi salah satu upaya memperluas manfaat koperasi, termasuk dalam memberikan akses layanan kelistrikan yang lebih dekat kepada masyarakat.**







