FAJARNUSANTARA.COM,- Dalam rangka meningkatkan efisiensi perusahaan dan pelayanan kepada pelanggan, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat resmi mengimplementasikan aplikasi Material Return and Warehouse Inventory (MRWI), yang terintegrasi dengan Aplikasi Gudang Online di seluruh wilayah Jawa Barat sejak awal bulan Juni 2023.
“Transformasi sistem rantai pasok PLN ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Dengan digitalisasi sistem rantai pasok, kebutuhan pelanggan seperti keluhan, penyambungan baru, dan penambahan daya dapat dilayani dengan cepat dan tepat,” ujar Susiana Mutia, General Manager PLN UID Jawa Barat.
Susiana menjelaskan bahwa dengan adanya MRWI, penggunaan material retur dapat dioptimalkan.
Material retur yang diterima oleh petugas gudang akan tercatat dalam sistem yang komprehensif dan terintegrasi, sehingga petugas dapat memantau material retur secara real-time. Material retur tersebut dapat berupa material yang siap digunakan kembali, material yang dapat diklaim garansi ke supplier, maupun material yang rusak.
PLN UID Jawa Barat telah mengimplementasikan MRWI di 17 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 1 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Daya (UP2D), serta 92 Unit Layanan Pelanggan (ULP) di seluruh Jawa Barat.
Selama uji coba MRWI pada bulan April hingga Mei, total penghematan biaya untuk PLN UID Jawa Barat melalui implementasi MRWI mencapai 22,7 miliar rupiah.
Lebih lanjut, Susiana menegaskan bahwa PLN akan terus berupaya mengintegrasikan seluruh sistem digital yang terkait dengan material dan aset agar pengelolaan aset dapat dilakukan secara menyeluruh, sehingga tercipta optimalisasi nilai inventori.
“Ini semua merupakan bukti nyata komitmen kami terhadap transformasi PLN,” tutup Susiana.
Dengan implementasi MRWI ini, diharapkan PLN dapat meningkatkan efisiensi dalam proses distribusi tenaga listrik serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan di Jawa Barat.****
