FAJARNUSANTARA.COM- Sebanyak 540 perangkat desa dari 270 kelurahan di 26 kecamatan Kabupaten Sumedang mengikuti kegiatan Pesantren Kilat yang diadakan di Ponpes Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah, Dusun Simpang, Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan. Kegiatan ini berlangsung dari Selasa (6/8) hingga Selasa (13/8).
Pimpinan Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmudiyyah, Abuya KH. Muhyidin Abdul Qadir Al Manafi MA, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan perangkat desa dalam menjalankan pemerintahan yang amanah.
“Pesantren Kilat ini merupakan bagian dari Leadership Development Program berbasis agama, yang diharapkan dapat membentuk perangkat desa yang profesional dan memiliki norma agama yang kuat,” ujar Abuya.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Islam Internasional Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang.
Untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan kegiatan, disusun Buku Panduan Pesantren Kilat Bagi Perangkat Desa di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2024.
Menurut Abuya, manfaat dari kegiatan ini adalah untuk membentuk perangkat desa yang memiliki pengetahuan dan pemahaman agama yang luas dan menyeluruh, serta mampu menerapkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
“Diharapkan perangkat desa dapat menyadari pentingnya peran mereka sebagai khalifah fil ardi sekaligus abdi masyarakat dan negara,” tambahnya.
Pesantren Kilat ini diikuti oleh dua orang per desa, yakni Sekretaris Desa dan Kasi/Kaur yang membidangi Pelayanan Bidang Keagamaan. Kegiatan dibagi dalam empat gelombang, masing-masing berlangsung selama dua hari.
Gelombang pertama diikuti oleh 144 orang pada 6-7 Agustus, gelombang kedua oleh 126 orang pada 8-9 Agustus, gelombang ketiga oleh 128 orang pada 10-11 Agustus, dan gelombang keempat oleh 142 orang pada 12-13 Agustus.**
