Site icon Fajar Nusantara

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Sumedang Berlangsung Damai dan Penuh Kepedulian Sosial

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang Taufik, (Foto: Istimewa)

FAJARNUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama serikat pekerja memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dengan mengedepankan kegiatan sosial dan semangat kebersamaan. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghadiri langsung puncak peringatan yang digelar di Aula Tampomas PPS Kabupaten Sumedang, Selasa, 19 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya memperjuangkan kesejahteraan pekerja melalui dialog, pelatihan kerja, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Sumedang berlangsung sederhana namun sarat makna. Kegiatan diisi santunan kepada anak-anak, pembagian sembako kepada pekerja purna tugas, serta pemberian santunan kepada keluarga almarhum pekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat, mengatakan konsep kegiatan sosial dipilih berdasarkan kesepakatan bersama dengan serikat pekerja. Menurut dia, para buruh ingin momentum May Day lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan keinginan dan harapan rekan-rekan serikat pekerja karena melihat kondisi saat ini. Mereka memiliki kepedulian bahwa kegiatan May Day lebih baik diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosial,” ujar Taufik.

Taufik menjelaskan kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah, pekerja, dan perusahaan di Kabupaten Sumedang. Ia berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus diperkuat demi menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

“Harapan dari kegiatan ini adalah satu peringkat, satu tujuan untuk mencapai kebersamaan. Itu menjadi tagline Hari Buruh tahun 2026,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari BUMD, BUMN hingga perusahaan swasta yang ikut menyukseskan peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Sumedang.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi kepada seluruh buruh dan serikat pekerja yang memperingati May Day secara aman, damai, dan tertib.

“Saya ucapkan selamat kepada para buruh Sumedang yang telah melaksanakan peringatan May Day dengan aman, damai, lancar, dan tertib. Ini menandakan bahwa buruh di Sumedang tetap memperjuangkan hak-haknya dengan cara yang baik,” ujar Dony.

Menurut Dony, komunikasi dan dialog antara pemerintah daerah dengan para pekerja menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan. Ia memastikan sejumlah aspirasi buruh yang sebelumnya disampaikan kepada pemerintah daerah akan segera ditindaklanjuti, termasuk pembentukan Satuan Tugas Ketenagakerjaan.

“Dengan dialog, musyawarah, kekompakan, dan kebersamaan, berbagai persoalan ketenagakerjaan bisa kita selesaikan bersama,” katanya.

Dony menegaskan pemerintah daerah memiliki komitmen untuk terus mengawal hak-hak pekerja karena kesejahteraan buruh menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Kalau buruh kuat, negara akan kuat, Sumedang akan semakin maju. Pemerintah harus hadir menjamin hak pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Dony juga mempromosikan sejumlah program pelatihan kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti pelatihan forklift, menjahit, hingga program kerja ke Jepang dan Korea. Ia menyebutkan peserta program kerja ke Jepang mendapat pelatihan gratis, tempat tinggal, hingga dukungan keberangkatan kerja.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga menjalankan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga ringan sebesar tiga persen per tahun untuk membantu masyarakat dan pelaku UMKM memperoleh akses permodalan.

“Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat agar memiliki kesempatan kerja yang lebih baik. Pelatihan forklift, menjahit, hingga peluang kerja ke Jepang harus dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Sumedang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize dan rangkaian aksi sosial sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan para pekerja dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.***

Exit mobile version