SUMEDANG – Tiga hari Masa Tenang Pemilu 2024, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang Jawa Barat, telah mengetatkan tugasnya dalam hal pengawasan.
Termasuk dalam mengawasi pendistribusian logistik dari tingkat PPS ke setiap TPS yang ada di 9 desa se-Kecamatan Tomo.
“Sesuai dalam aturan, H-1 (logistik) sudah ada di TPS. Alhamdulillah hasil pengecekan logistik di semua TPS se-Kecamatan Tomo aman. Insya Allah siap dengan bismillah dan semoga alhamdulillah Tomo bisa sukses tanpa ekses menghasilkan para pimpinan hasil demokrasi,” kata Ketua Panwaslu Kecamatan Tomo, Cecep Kosasih, Selasa (13/2/2024).
Sejak hari pertama masa tenang, Panwaslu Kecamatan Tomo bersinergi juga dengan forkopimcam, dalam hal penertiban (Alat Peraga Kampanye) APK yang beterbaran sembarangan.
Penertiban dilakukan mulai dari perbatasan dengan Kecamatan Paseh, Ujungjaya, sampai ke ujung selatan di Desa Jembarwangi.
“Termasuk di zona yang sudah ditentukan kita tertibkan. Kurang lebih 800 APK yang kami tertibkan,” sebutnya.
Selain itu, Panwaslu Kecamatan Tomo melakukan juga mitigasi agar tidak sampai terjadinya money politic.
“Kita juga mitigasi dalam hal money politic atau politik uang. Katakanlah serangan fajar, agar jangan sampai ada hal-hal seperti itu. Tentunya agar pelaksanaan Pemilu besok di Kecamatan Tomo sukses,” tuturnya.
