FAJARNUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Jawa Barat memulai penataan kabel internet di wilayah Sumedang Kota melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), bertepatan dengan Hari Jadi Sumedang, Rabu, 22 April 2026.
Pemerintah Kabupaten Sumedang resmi menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Jawa Barat untuk menata kabel optik komunikasi yang selama ini dinilai semrawut di kawasan perkotaan. Penandatanganan MoU menjadi langkah awal sebelum masuk ke tahap teknis melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sumedang, Sonson M. Nurikhsan, mengatakan kesepakatan ini merupakan fondasi awal untuk pembenahan infrastruktur telekomunikasi.
“Alhamdulillah hari ini, bertepatan dengan Hari Jadi Sumedang, kami bersama Pak Gubernur Jawa Barat dan Pak Bupati telah melakukan MoU untuk penataan penggelaran kabel optik komunikasi di Kabupaten Sumedang. Ini langkah awal,” ujar Sonson.
Ia menjelaskan, setelah penandatanganan MoU, pemerintah daerah akan melanjutkan ke tahap PKS yang mengatur teknis pelaksanaan di lapangan secara lebih rinci.
“Rencananya mungkin hari Senin atau Jumat kami akan melakukan pembahasan untuk PKS. Ini bagian dari tahapan yang harus dilalui sebelum penataan lebih lanjut,” katanya.
Pada tahap awal, penataan difokuskan pada perapihan kabel-kabel udara yang terlihat tidak tertata, terutama di kawasan pusat kota.
“Untuk tahap pertama ini kami hanya melakukan perapihan atau penggabungan peregangan kabel-kabel yang ada di kota, terutama yang terlihat acak-acakan. Ini dilakukan sebelum nantinya masuk ke tahap penanaman kabel ke bawah tanah,” ucapnya.
Menurut Sonson, cakupan penataan sementara masih difokuskan di wilayah Sumedang Kota dan titik-titik yang dianggap paling semrawut.
“Termasuk di depan kantor saya juga itu akan dirapikan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Strong Net, Asep Nugraha, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung program tersebut sebagai bagian dari kolaborasi dengan APJATEL dan pemerintah daerah.
“Kami operator dari Strong Net yang bekerja sama dengan APJATEL dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, insya Allah berkomitmen untuk membantu merapikan kabel-kabel yang ada di Kabupaten Sumedang,” ujar Asep.
Ia menambahkan, penataan ke depan juga mencakup penurunan kabel di pusat kota serta pencabutan tiang yang sudah tidak digunakan.
“Ke depan kabel-kabel di pusat kota akan diturunkan. Untuk tiang-tiang yang sudah tidak digunakan nanti akan dicabut dan dirapikan,” katanya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan estetika kota sekaligus menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan di Kabupaten Sumedang.**
