Site icon Fajar Nusantara

Pemkab Sumedang Luncurkan Layanan PDP di 15 Puskesmas untuk Dukung ODHA

Foto: Dok Humas Pemda Sumedang

FAJARNUSANTARA.COM- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang memastikan komitmen penuh untuk mendukung Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dengan meluncurkan layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) di 15 puskesmas.

Pada Peringatan Hari AIDS se-Dunia di Jatinangor, Sabtu (2/12/2023), Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman, menegaskan target Kabupaten Sumedang menuju zero new HIV/AIDS pada tahun 2030.

“Kami tidak akan meninggalkan para penderita. Kami akan terus berusaha untuk bisa mengembalikan para penderita HIV/AIDS sehat kembali,” ujarnya.

Herman mengajak warga Sumedang untuk bersama-sama mengatasi ketidaksetaraan yang menjadi penghambat dalam upaya mengakhiri HIV/AIDS.

“Kami juga harus memastikan setiap orang memiliki akses yang sama terhadap pencegahan, tes, pengobatan, dan perawatan HIV/AIDS. Kepada penderita, jangan merasa malu atau risi. Sayangi keluarga dan orang sekitar kita,” katanya.

Pj Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya yang berkolaborasi dalam penanganan HIV/AIDS di Sumedang.

“Dengan data yang masuk menunjukkan peningkatan jumlah penderita dari 141 menjadi 158 orang pada tahun 2023, Herman menekankan perlunya langkah-langkah serius untuk menekan angka tersebut di tahun mendatang,” urainya.

Herman mengharapkan penanganan HIV/AIDS tidak hanya bersifat kuratif tapi juga preventif, dimulai dari keluarga dan sejak usia dini.

“Pemkab Sumedang telah meningkatkan cakupan layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV),” tandasnya.

Dikatakannya, melalui layanan PDP ini, ODHIV dapat dengan cepat mendapatkan pelayanan dan obat dengan lokasi pelayanan yang lebih dekat,” imbuhnya.

Kendati demikian, Jika dulu pelayanan obat hanya di RSUD Sumedang, kini sudah dapat dilayani di 15 puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan,” tambahnya. **

Exit mobile version