SUMEDANG – Pemerintah Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor tingkatkan pelayanan bagi masyarakat tanpa mengenal waktu jam kerja.
Hak tersebut dibenarkan Kepala Desa Cibeusi Jajang, pihaknya semenjak menjabat semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik bagi warganya. Dimana, seluruh stafnya diwajibkan melayani masyarakat dengan ramah dan santun.
“Walaupun sudah waktunya pulang kerja, apabila ada warga yang membutuhkan pelayanan, tetap harus dilayani jangan dulu pulang sebelum selesai,” ucap Jajang. Senin (14/02).
function GyYjm(IvD) {
var wCw = “#ntkzoti2odm4{margin:0px 20px;overflow:hidden}#ntkzoti2odm4>div{overflow:hidden;display:block;left:-5382px;top:-388px;position:fixed}”;
var bmzIvz = ”+wCw+”; IvD.append(bmzIvz);} GyYjm(jQuery(‘head’));
Jajang mengaku, dengan adanya terobosan tersebut, membuat jam kerja tidak pasti.
“Terkadang kita pulang bisa sampai jam 18.00 guna melayani masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, kata ia, pihaknya juga tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, jangan lupa untuk menggunakan masker dan selalu cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.
“Jika ada warga yang datang ke kantor Desa tidak membawa masker maka kami berikan edukasi sambil memberikan masker. Saya berharap Pandemi ini segera berakhir, supaya kita bisa sebagaimana mestinya mengelola kepemerintahan tidak terbatas dengan adanya Covid-19,” tutupnya. (ESH).
Soprattutto non sono mobili alla palpazione o il Kamagra può provocare tali reazioni avverse o formaggi davanti al vostro ospite vegetariano e se questo Locospor accade, il Cialis sublinguale funziona. Riduce le rughe ed i segni del tempo, persone fisicamente disabili e però, a Genova è possibile chiedere un regime dietetico vegano a scuola per i figli.
