Site icon Fajar Nusantara

Pembina GNN Sebut Wisata Disepadan Sungai Harus Sesuai Aturan

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Adanya banjir bandang yang membuat tempat wisata dilereng sungai cihonje ikut terdampak disoroti serius oleh penggiat lingkungan hidup Gelap Nyawang Nusantara (GNN).

Pembina (GNN) Asep Riyadi menegaskan, telah jauh-jauh hari mengingatkan jika pembangunan lokasi wisata itu harus sesuai aturan jangan asal-asalah. Apalagi ini dibangun disepadan Sungai yang di daerah hulunya bekas perkebunan Teh Cisoka serta Margawindu yang saat ini masih dijadikan objek wisata liar.

“Ini seolah-olah ada pembiaran dari Pemkab Sumedang begitu juga dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung dan unsur yang lainya. Kami meminta pertanggungjawaban dari sisi penegakan aturan yang dilakukan oleh pemda sumedang,” ucapnya. Rabu (04/05/2022).

Asep menyebutkan, lokasi wisata itu sebagian pemilik objek wisatanya adalah Pejabat dilingkungan Sumedang.

“Sampai ke atas yaitu cisoka dan margawindu, banyak pejabat dan lainnya yang menjadi pemodal dan beking objek wisata, yang menurut saya adalah, pelanggaran tata ruang,” tandasnya. (ESH).

Exit mobile version