FAJARNUSANTARA.COM,-Museum Situs Purbakala Lembah Cisaar yang terletak di Kantor Desa Jembarwangi, Kecamatan Tomo, resmi diresmikan oleh Wakil Bupati Sumedang, H Erwan Setiawan, pada Kamis (24/8).
Dalam acara peresmian, Wakil Bupati menyampaikan harapannya bahwa museum ini akan menjadi daya tarik wisata baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Saya berharap dengan dibangunnya Museum Situs Lembah Cisaar ini, kesejahteraan masyarakat Desa Jembarwangi semakin meningkat. Ini salah satu pintu menuju kesuksesan kemajuan desa,” ujar H Erwan Setiawan.
Infrastruktur jalan menjadi fokus utama bagi kemajuan Museum Situs Lembah Cisaar.
Wakil Bupati menyatakan bahwa perbaikan jalan utama ke desa tersebut sudah dianggarkan, dan akses yang baik menjadi kunci untuk menarik wisatawan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Museum Geologi Bandung, Isnu Hajar Sulistyawan, juga memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Museum Geologi Bandung dalam mendukung pembangunan Museum Situs Lembah Cisaar.
Dia berharap museum ini akan menjadi sarana pendidikan dan pengetahuan tentang geologi serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan seluruh Indonesia.
“Museum ini memiliki koleksi berharga seperti fosil Gading Gajah purba Stegodon, fosil tempurung kura-kura purba, gigi buaya, banteng, babi, rusa, dan gigi hiu,” paparnya.
Dikatakannya, temuan fosil ini menjadi daya tarik unik bagi pengunjung, dan museum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Jembarwangi.
Dalam acara peresmian turut hadir beberapa tokoh dan perwakilan dari Kementerian Desa Republik Indonesia, jajaran Museum Geologi Bandung, serta jajaran Disparbudpora Kabupaten Sumedang, bersama dengan tamu undangan lainnya.
Dengan diresmikannya Museum Situs Lembah Cisaar, diharapkan perekonomian masyarakat Desa Jembarwangi akan semakin meningkat, menjadikan museum ini sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah Sumedang.***
