FAJARNUSANTARA.COM, – Management Jatinangor Town Square (Jatos) tidak tanggung tanggung dalam memeriahkan Milangkalanya ke – 16 gelar berbagai event memanjakan para pengunjung. Kami 29 September 2022.
Kegiatan Milangkala Jatos Ke-16 digelar di lantai Atrium Jatos, dengan mengundang Grup Band Indi ternama Close Head serta penyanyi Dangdut Fanny Sabila, Hadir dalam Kesepakatan Tersebut Camat, Kapolsek serta Danramil Jatinangor.
Sementara menurut Manager Jatos, S.Heru Purwanti didampingi Publik Relation (PR) Dian Amalia mengatakan, mikangkala Jatos yang Ke-16 pihaknya terus berupaya guna memberikan rasa kepuasan bagi para pengunjung Jatos dengan menampilkan hal hal yang spektakuler.
“Pada Milangkala Kali ini kita juga mempasilitasi para disabilitas dari SLBN Pembina guna menampilkan keahliannya yakni, tari Jaipong dan tari lengser pada acara Pembukaan Mikangkala Jatos yang Ke-16,” ujarnya.
General Manager Jatos, S Heru Purwanto menuturkan, perlu diketahui setelah pandemi Covid 19 selama 2 tahun, Jatos tak menggelar kegiatan yang mengundang banyak orang, tahun ini perdana Jatos menggelar acara lagi.
Sebenarnya event-even di Jatos rutin digelar dengan waktu fleksibel. Tujuannya untuk meningkatkan trafick (jumlah) pengunjung pasca pandemi Covid 19.
“Alhamdulillah di ulang tahun Jatos ke 16 ini, kita sudah bebas dari pandemi,” tandasnya.
Diktakan Heru, rangkaian kegiatan HUT Jatos Alhamdulillah bisa kembali meriah, yang mana kemarin kita menampilkan ustad Evie Effendi memberikan siraman rohani bagi para pengunjung.
“Dan sekarang puncaknya Acara yakni, kita mengadakan panggung hiburan menghadirkan band dan artis lokal. Bahkkan, tak disangka penampilan Fanny Sabila dan Grup Band Close Head bisa menyedot pengunjung,” tandasnya.
Selanjutnya Heru menyampaikan, kita punya tagline dalam HUT Jatos ini yakni, “Best Inovatif and Growing” Maksudnya kita ingin menjadikan Jatos itu yang terbaik, terbaik dalam pelayanan, dalam memberikan service customer, juga inovasi-inovasi baru selalu berinovasi untuk memberikan hal-hal yang atraktif kepada customer.
“Tentunya, kita selalu mengembangkan ide dan inovasi, bagaimana mengemas sebuah acara dengan merangkul semua kalangan, contoh, kita menampilkan siswa dari sekolah luar biasa (SLB), mereka menampilkan tarian-tarian jaipong,” ujarnya.
Disamping itu, akan ada penampilan musik band dan dangdut. Jadi perpaduan genre musik yang berbeda yang bisa menghibur pengunjung Jatos. Penampilan band close head mewakili pemuda dan remaja yang cinta musik rock dan band. Sedangkan Fanny Sabila akan menampilkan dangdut rock dan remix.
Sebelumnya diberitakan dalam rangka hari jadi Jatos ke 16, managemen Jatos menggelar 3 acara. Pertama kajian atau tausiyah menghadirkan ustad Evie Effendi. Kedua Festival Jajanan Rakyat (FJR). Untuk kegiatan ketiga ada live musik performan yang saat ini konsepnya berbeda ada genre-genre musik dari pop sampai ke dangdut.
