FAJARNUSANTARA.COM,- Kelompok Perempuan Peduli Pangan (KP3) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Halaman Rumah Bermanfaat Terpadu (Harum Madu) di Taman Bunga Harum Madu, Kampung Neglasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut pada Jumat (9/6/2023).
Acara ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana.
Bimtek Harum Madu ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni. Selama Bimtek berlangsung, Sekda Nurdin Yana dan tamu undangan lainnya turut serta dalam penanaman pohon.
Sekda Kabupaten Garut menjelaskan bahwa Harum Madu merupakan program yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.
Pelaksanaan Bimtek ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, mengingat program ini berkaitan dengan program dari Dinas Pertanian dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Garut.
“Program DD (Dana Desa) mengalokasikan 20% untuk penguatan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah melalui program Harum Madu. Implementasinya mengacu pada hal tersebut,” ujar Nurdin Yana.
Nurdin Yana menjelaskan bahwa saat ini program Harum Madu sedang dilombakan di tingkat desa/kelurahan di Kabupaten Garut. Lomba ini bertujuan untuk menginternalisasi masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan sendiri melalui penanaman tanaman di halaman rumah.
“Pertama, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, dan kedua, kita bisa menekan laju inflasi,” tambahnya.
Sekda berharap agar sinergi antara Dinas Pertanian dan DPMD Garut dapat diimplementasikan dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui lomba ini, masyarakat diharapkan semakin antusias dalam menanam tanaman di halaman rumahnya.
“Internalisasi ini bukan hanya sekadar gerakan, tapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua KP3 Desa Mekarsari, Linda, menyatakan bahwa Bimtek ini dilaksanakan seiring dengan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dalam kegiatan ini, perempuan-perempuan juga turut serta dalam aksi peduli lingkungan.
“Para peserta, khususnya dari Desa Mekarsari, terdiri dari warga dan kelompok tani, total sekitar 45 orang,” ujarnya.
Linda menyampaikan bahwa tindak lanjut dari kegiatan ini adalah para anggota Harum Madu, terutama Kelompok Perempuan Peduli Pangan, akan menyosialisasikan penanaman sayur dan buah.
“Peserta) khususnya dari Desa Mekarsari warga-warga dan kelompok tani juga ada, semuanya kurang lebih 45 (orang),” ucapnya.
Ia mengatakan, tindak lanjut dari kegiatan ini adalah nantinya para anggota Harum Madu khususnya Kelompok Perempuan Peduli Pangan dapat menyosialisasikan penanaman sayur dan buah-buahan kepada masyarakat agar bisa membantu kebutuhan masyarakat dalam hal perekonomian.
“Ini suatu gerakan untuk selamanya gitu ya untuk masyarakat supaya bisa mencintai pohon juga menanam dengan sadar di halaman-halaman rumahnya seperti itu,” tandasnya.(smbs)***
