FAJARNUSANTARA.COM- Kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sumedang mengalami penurunan yang signifikan menjadi 0,53 persen atau 6.370 jiwa pada tahun 2023, menurut data dari Surat Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.
Penjabat Bupati Sumedang, Herman Suryatman, menyambut baik pencapaian tersebut, menyatakan bahwa upaya Pemkab Sumedang telah membuahkan hasil yang maksimal dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrim.
Komitmen Pemkab Sumedang untuk mencapai 0 persen kemiskinan ekstrim pada tahun 2024 telah ditetapkan, seiring dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Strategi kolaboratif dan terintegrasi bersama pemerintah desa dan pihak non-pemerintah menjadi kunci dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrim di Sumedang.
Dengan fokus pada penurunan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, dan pengurangan wilayah kantung kemiskinan, Pemkab Sumedang memastikan program-program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif.
Melalui program Sakip Desa, GRMD, dan Pasang Sangkur, Pemkab Sumedang berupaya keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang terdampak kemiskinan ekstrim.*
