Site icon Fajar Nusantara

Khitanan Massal Spektakuler: 77 Anak Dikhitan di Dalam Mobil Baracuda dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-77

Bupati Garut Rudy Gunawan hadir bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus hadir dalam acara Sunatan Masal yang di gelar Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro.(Foto: Istimewa)

FAJARNUSANTARA.COM,- Polres Garut menggelar khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang ke-77. Sebanyak 150 anak mengikuti khitanan tersebut, di mana 77 di antaranya dilakukan di dalam mobil baracuda.

Dalam acara tersebut, Bupati Garut Rudy Gunawan turut hadir bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus dan Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Mereka melakukan video conference dengan Kapolri Jenderal Polisi Listiyo Sigit Prabowo terkait pelaksanaan Bakti Kesehatan Polri dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-77 di Mako Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Kamis (22/6/2023).

Bupati Garut mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan manfaat bagi warga Garut, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan bagi ribuan masyarakat tidak mampu, termasuk anak-anak yang menjalani khitanan.

Di hadapan Kapolri, Bupati Garut menyampaikan bahwa khitanan merupakan kebahagiaan yang luar biasa bagi masyarakat Garut.

Selain itu, Rudy juga membahas penurunan angka stunting di Kabupaten Garut, yang berhasil mencapai 13% dari tahun 2021, kolaborasi antara TNI dan Polri sangat berperan dalam pencarian data akurat mengenai balita stunting di wilayah tersebut.

Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari bulan bakti kesehatan yang diselenggarakan sesuai petunjuk dan arahan Kabid Dokkes Polda Jabar.

Terdapat 9 kegiatan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-77, termasuk khitanan massal yang dilaksanakan di dalam mobil baracuda. Kegiatan ini menjadi yang pertama dilakukan di Indonesia.

Pada acara tersebut, selain khitanan massal, juga dilaksanakan kegiatan Bantuan Hidup Dasar (BHD), di mana edukasi tentang penanganan pertama bagi korban penyakit jantung dan stroke diberikan kepada masyarakat.

Dr. Trisna Rahhadyasa, Direktur Bale Khitan Paseban Garut, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Polres Garut dalam melaksanakan khitanan anak sholeh.

Sebanyak 150 anak menjalani khitanan, dengan 77 di antaranya dilakukan di dalam mobil baracuda. Penempatan khitanan di dalam mobil tersebut bertujuan untuk memberikan kesan positif pada anak-anak dan membuat mereka merasa nyaman serta senang.

Acara khitanan massal ini dilaksanakan oleh tim medis yang terdiri dari 6 dokter dari Tim Klinik dr. Trisna atau Bale Khitan Paseban di mana seluruh tim medis yang terlibat sudah biasa melaksanakan khitanan.

Salah seorang orang tua dari anak yang dikhitan, Siti (30) dari Kecamatan Bayongbong, mengatakan, acara ini membuat anak-anak sangat antusias dan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu.

‘Harapannya buat Hari Bhayangkara ini semoga semakin maju lagi, semoga semakin sukses, acaranya semakin meriah lagi untuk membantu masyarakat yang tidak mampu,” tandasnya.(smbs)**

Exit mobile version