FAJARNUSANTARA.COM- Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, telah menginstruksikan seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Kabupaten Sumedang untuk mengembangkan minimal satu inovasi.
Pernyataan ini disampaikan oleh bupati setelah ia mengikuti tahapan Presentasi dan Wawancara dalam Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2023, yang berlangsung di Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan (BP2D) Provinsi Jawa Barat pada Senin (18/9).
“Sesuai tupoksinya atau bidang tugasnya, setiap SKPD harus memiliki satu inovasi. Inovasi ini bertujuan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan menyederhanakan tugas mereka,” ungkap Bupati Dony.
Bupati menjelaskan bahwa inovasi yang diajukan oleh setiap SKPD harus melalui tahap pengujian yang ketat.
“Kami memiliki aplikasi internal untuk mengevaluasi inovasi yang kami buat sebelum mengajukannya ke KIJB. Ini bukan hanya sekadar inovasi, tetapi juga harus memenuhi kriteria tertentu,” tambahnya.
Bupati Sumedang menegaskan bahwa inovasi-inovasi yang telah diterapkan di Kabupaten Sumedang telah memberikan manfaat yang signifikan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan pembangunan.
“Sebagai contoh, kita pernah meraih penghargaan KIJB melalui inovasi SAKIP Desa yang sudah dikenal secara nasional. Sekarang, kami sedang mengajukan inovasi baru yang disebut ‘WA Kepo’,” jelasnya.
Menurut Bupati, kerjasama antara Pemerintah Daerah Sumedang dan KIJB mencerminkan keinginan mereka untuk mendorong inovasi.
“Kerjasama ini adalah langkah positif dalam mewujudkan inovasi. KIJB memberikan kesempatan bagi kami untuk menguji berbagai inovasi yang kami ciptakan,” ujar Bupati.
Dengan melalui tahap pengujian ini, Bupati berharap akan terlihat kelebihan dan kekurangan inovasi yang diajukan serta potensi kelanjutannya.
“Jika inovasi ‘WA Kepo’ berhasil meraih juara, ini bisa menjadi kebijakan provinsi yang akan diterapkan di setiap kabupaten/kota,” tambahnya.
Bupati Sumedang juga memberikan apresiasi terhadap KIJB yang diadakan secara rutin oleh BP2D. Menurutnya, kegiatan ini memberikan motivasi dan kesempatan untuk mengevaluasi inovasi yang telah diterapkan oleh Pemerintah Daerah Sumedang.
“KIJB memberikan platform untuk menguji efektivitas, kelanjutan, dan manfaat inovasi kami. Ini adalah wahana yang sangat berharga bagi kami untuk terus memberikan motivasi,” pungkasnya.**
