Idul Adha 1443 hijriyah ini ada perbedaan dalam penetapan, yakni pemerintah menetapkan 10 dzulhijjah 1443 bertepatan dengan 10 juli 2022 dan sebagian ormas islam seperti muhammadiyah menetapkan 10 dzulhijjah 1443 bertepatan dengan 9 juli 2022.
Namun perbedaan tersebut janganlah menjadi sebuah sandungan, karena masing-masing telah menggungakan metode yang benar. Justru perbedaan tersebut harus menjadi sumber kekuatan ilmu.
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian siang dan malam adalah tanda bagi orang yang punya ‘otak’ (yang menggunakannya untuk berfikir)”(Ali Imran: 190).
“Kami jadikan manusia itu bersuku-suku, berbangsa-bangsa untuk saling mengenal satu sama lain”(al-Hujrat: 13).
Demikian firman Allah tentang sebuah perbedaan, dan masih banyak ayat-ayat lain yang menjelaskan tentang hikmah dari keberagaman dan variasi kehidupan.
‘Ikhtilafu Ummati Rahma’ (perbedaan adalah rahmat), itulah sabda rasul yang sudah masyhur di telinga kaum muslimin. Jika ditinjau dari konten hadis memang sangat faktual dan logis. Jika diilustrasikan perbedaan dengan lukisan, maka sekiranya sebuah lukisan berwarna putih semua, atau hijau semua apakah akan tampak keindahan ?
Tangan yang beranggotakan lima Jari dan berbeda bentuk dan panjang, apakah kelima jari saling menyalahkan ?. Bagaimanakah bunyi petikan suara gitar jikalau semua jenis talinya sama?
Besar dugaan bahwa hadis ini menjadi dasar pemikiran bagi orang-orang Western dalam menciptakan teori-teori manajemen konflik yang banyak dipelajari dalam menejerial.
Saya adalah yang mengikuti idul adha bertepatan pada 9 juli 2022, dan saya menjalankanya dengan penuh kekhidmatan dan sayapun tidak bakar-bakar sate atau posting-posting daging kurban dan makanan olahan, mengingat masih ada saudara kita yang masih menjalankan saum arafah.
Berbeda dengan masjid yang berada di lingkungan saya yang menjalankanya pada hari berikutnya. Namun terlepas dari perbedaan itu saya tetap bantu persiapan penyelengaraan sholat ID seperti gelar karpet ,pasang pembatas,dan bersih-bersih. Selain karena saya sebagai anggota DKM masjid di lingkungan saya, sayapun harus mensyukuri rahmat keberagaman ini.
Keberagaman adalah rahmat, yang bisa menjadi kekuatan. Kembali saya ilustrasikan sebagaimana sepeda motor yang sehari-hari saya pergunakan adalah produk keberagaman, dan tidak akan ada yang bisa menepis itu, coba bayangkan apabila elemen sepeda motor semuanya berbahan besi?apakah masih bisa melaju? Tentu tidak.
Namun di butuhkan pula element lain seperti yang berbahan karet berbahan cair seperti oli dan bahan bakar, bahkan udara pun yang secara visual tidak nampak menjadi sesuatu yang di butuhkan dalam laju sepeda motor.
Oleh karena itu mari kita rawat keberagaman ini dalam mengharap rahmat alloh swt, untuk indonesia yang berkemajuan…
Ditulis Oleh : Harry Maulana
Ketua PC Pemuda Muhammadiyah
Ujungjaya Kab Sumedang
