Site icon Fajar Nusantara

Kawasan Wisata Citengah Ditutup, Boleh Buka Apabila Pengelola Memenuhi Standar Pengamanan

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Pasca banjir bandang yang mengakibatkan satu orang terseret arus membuat kawasan wisata Citengah ditutup sementara.

“Mulai hari ini, kami tutup sementara kawasan wisata Citengah sampai dengan standar pengamananya oleh pengelola wisata terpenuhi,” tulis Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam akun media facebook pribadinya. Kamis (05/05/2022).

Bupati menyebut, Sungai Cihonje di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan meluap akibat hujan deras sejak sore kemarin. Seorang anak yang sedang berwisata terbawa hanyut.

“Tim SAR gabungan dibantu warga sedang melakukan pencarian. Keluarga korban dievakuasi dan sedang dalam penanganan trauma healing,” tambahnya.

Menurut ia,Banjir dari hulu Sungai Cihonje, membuat aliran Sungai Cihonje meluap. 13 rumah di blok Tajur Desa Cipancar yang dihuni 40 jiwa terendam. 18 wisatawan di vila blok Tajur dievakuasi Tim SAR

“Di Dusun Peusar, Desa Baginda, Tim.SAR mengevakuasi 5 orang terjebak banjir. Banjir akibat Sungai Cihonje meluap terjadi di Dusun Ciawi, Desa Baginda dan Babakan Regol, Kelurahan Regolwetan,” tutupnya.(ESH).

Exit mobile version