SUKASARI – Upaya mengantisipasi penyebaran virus corona, Pemerintah Desa Genteng Kecamatan Sukasari gencar melakukan sosialisasi kepada warga pentingnya menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam beraktivitas sehari-hari.
Kepala Desa Genteng Komara mengaku, sejauh ini ada beberapa warga di desa Genteng yang terkonfirmasi positif Covid-19, bahkan sampai meninggal dunia sebanyak dua orang.
“Hawatir terjadi penambahan kasus, kami gencar melakukan sosialisasi kepada warga agar menerapkan prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan,” ucapnya.
Selain itu, lantaran sering didatangi pengunjung, Objek wisata Cipacet yang berada di Desa Genteng dilakukan penutupan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukasari.
Menurutnya, setiap hari Sabtu dan Minggu ratusan pengunjung kerap memadati objek wisata tersebut. Karena sedang diberlakukan PPKM Darurat Covid-19 yang mengatur adanya pembatasan mobilisasi masyarakat sehingga dilakukan penutupan sementara.
“Selain menutup tempat wisata, kami juga membantu memberikan himbauan kepada tokoh agama agar menutup sementara tempat ibadah. Ahamdulillah, hampir keseluruhan masyarakat mengerti dan memahaminya, sehingga aktivitas yang biasa dilakukan dimasjid ditiadakan termasuk shalat Jum’at dan Idul Adha,” ucapnya. Kamis (08/07)
Meski shalat idul adha tidak dilakukan di Masjid atau dilapangan, kata Komara, namun warga tetap bisa melakukannya dirumah masing-masing. Termasuk juga dengan penyembelihan hewan kurban.
“Himbauan telah kami sampaikan kepada tokoh agama, RT, RW dan unsur lainnya, agar pasca idul adha nanti, tidak ada penambahan kasus Covid-19 di wilayah Desa Genteng,” ucapnya.
