FAJARNUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan perbaikan Jembatan Sasak Beureum, penghubung Jalan Conggeang–Ujungjaya, akan dilaksanakan pada 2026 dengan anggaran Rp16 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumedang.
Jembatan yang melintang di atas Sungai Cipelang itu dinilai sudah tidak aman karena mengalami retakan memanjang dan terancam roboh.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan kondisi jembatan saat ini memerlukan penanganan segera demi keselamatan pengguna jalan serta kelancaran mobilitas warga. Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung lokasi jembatan, Kamis, 15 Januari 2026.
“Jembatan Sasak Beureum ini sudah rusak, diperbaiki tahun ini dengan anggaran Rp16 miliar. Doakan pembangunannya bisa cepat selesai, lancar, berkualitas, dan tahan lama,” kata Dony.
Menurut Dony, perbaikan jembatan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, khususnya di jalur strategis penghubung wilayah Conggeang dan Ujungjaya yang memiliki aktivitas ekonomi dan mobilitas warga cukup tinggi.
Ia juga meminta pengertian masyarakat apabila selama proses pembangunan nanti terjadi ketidaknyamanan, termasuk kemungkinan pengaturan lalu lintas atau pembatasan akses sementara.
“Mohon maaf nanti kalau tidak nyaman. Tahun ini yang jelas sudah teranggarkan perbaikannya. Mohon doanya tidak ada gangguan apa pun. Jadi bereslah sudah, jalan Conggeang–Ujungjaya jalannya bagus, jembatannya bagus,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan perbaikan Jembatan Sasak Beureum dapat selesai tepat waktu agar jalur Conggeang–Ujungjaya kembali berfungsi optimal dan aman bagi masyarakat.**
