Site icon Fajar Nusantara

Jalan Kolonel Ahmad Syam di Jatinangor Rusak Parah, Permintaan Perbaikan Mendesak

Tim Gugus Tugas Kawasan Perkotaan Jatinangor Saat Meninjau Lokasi Jalan Kolonel Ahmad Syam yang Rusak Parah. (Foto: Istimewa)

FAJARNUSANTARA.COM,- Banyak keluhan yang diterima tim Gugus Tugas Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) terkait kondisi jalan yang rusak parah. Selasa 23 Mei 2023.

Hal ini telah menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat, sehingga tim segera merespons dan mendatangi lokasi terkait.

Berdasarkan pantauan wartawan tim Gugus Tugas KPJ, mereka langsung menuju Jalan Kolonel Ahmad Syam. Dengan jelas terlihat bahwa jalan tersebut mengalami kerusakan berat.

Terdapat tiga titik yang rusak parah, mulai dari wilayah Ciseke Desa Cikeruh, jembatan penghubung dua desa yaitu Cikeruh dan Sayang, hingga wilayah Dusun Dangder yang masuk ke dalam wilayah Desa Sayang.

Ketua Tim Gugus Tugas KPJ, Ismet Suparmat, menyampaikan bahwa mereka telah menerima banyak masukan terkait kerusakan jalan Kolonel Ahmad Syam di beberapa titik.

Tim Gugus Tugas Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) saat tinjau Jalan Rusak

“Tidak hanya aspirasi semata, tetapi juga keluhan yang berasal langsung dari masyarakat pengguna jalan. Sampai saat ini, belum ada perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh,” ujar Ismet.

Terlebih lagi, Jatinangor telah menjadi kawasan perkotaan yang menuntut tindakan lebih cepat dari Pemerintah Daerah Sumedang.

“Jalan Kolonel Ahmad Syam ini merupakan jalan kabupaten yang melintasi dua desa, yaitu Desa Cikeruh dan Sayang, sehingga harus menjadi prioritas dalam perbaikan,” tambah Ismet.

Selain itu, ada masalah lain yang mengganggu, yaitu kabel fiber optik yang terlihat sangat berantakan. Tanggung jawab atas masalah ini belum jelas, semuanya tampak dalam keadaan acak termasuk tiang-tiangnya.

Ismet berharap adanya koordinasi yang baik antara pihak terkait, sehingga Jatinangor dapat diperbaiki dengan baik.

“Dalam intinya, kami sebagai tim Gugus Tugas KPJ akan segera menyampaikan apa yang kami lihat dan rasakan, dengan harapan mendapatkan respon langsung dan cepat dari Pemerintah Daerah Sumedang,” pungkas Ismet***

Exit mobile version