FAJARNUSANTARA.COM,- Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDIP, Dr. H. Sutrisno, melakukan kunjungan ke Forum Komunitas Pelestarian Gunung Geulis yang dipimpin oleh pa Saefudin. Minggu 6 Agustus 2023.
Tujuannya adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam acara Reses masa persidangan V, tahun Sidang 2022-2023 di Forum Komunikasi Pelestarian Gunung Geulis, Blok Sumurwangi RT.01 RW.02 Desa Jatiroke, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.
Selama kunjungan, Dr. Sutrisno menemukan banyak persoalan dan konsep terkait Mesin pengeringan kopi yang juga dapat digunakan untuk pengeringan jagung.
“Dia berencana menyampaikan hal ini ke pihak kementerian agar dapat didistribusikan dengan harga terjangkau untuk para petani,” ujarnya.
Dr. Sutrisno juga menyoroti pentingnya pelestarian hutan dan penangkaran bibit. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kurangnya perhatian pemerintah terhadap wilayah Gunung Geulis, yang juga diakui oleh BBWS.
“Mengenai program Leweung Hejo Rakyat Ngejo, Dr. Sutrisno berusaha mencari solusi untuk menjaga pelestarian hutan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat, sekaligus mengingat pertambahan jumlah penduduk dan pentingnya hutan sebagai penyimpan air,” paparnya.
Ia juga mengingatkan calon Presiden untuk memperhatikan dan melindungi para kaum miskin serta anak-anak yang terlantar, sesuai aplikasi dalam UUD, karena hal ini akan berkontribusi pada kemakmuran negara.
Dr. Sutrisno menyatakan bahwa target politik di wilayah barat Sumedang sangat tergantung pada penilaian masyarakat terhadap kinerjanya selama ini.
Ketua Forum Komunikasi Pelestarian Gunung Geulis, Saefudin, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Dr. H. Sutrisno, dalam kunjungannya.
“Mereka merasa senang dan mengaku banyak belajar mengenai pengelolaan kopi yang baik dan benar dari Dr. Sutrisno, mulai dari cara membuatnya hingga pemasarannya,” tandasnya.
Ia berharap bantuan dari Dr. Sutrisno dalam hal sarana dan prasarana dapat membantu para petani dalam mengembangkan kopi, sambil tetap merawat gunung agar tetap lestari dan hutan semakin lebat.***
