Site icon Fajar Nusantara

DPRD Sumedang Tekan Pemda Percepat Revitalisasi Pasar Parakan Muncang

Asep Kurnia.SH.MH Anggota DPRD Kabupaten Fraksi Partai Golkar.(Foto: Istimewa)

FAJARNUSANTARA.COM- Polemik mengenai revitalisasi Pasar Parakan Muncang kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi Partai Golkar, Asep Kurnia, turut angkat bicara. Dalam pernyataannya, Asep Kurnia menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap kondisi pasar tersebut.

“Ini jelas sekali tugas pemerintah daerah. Kami di DPRD sudah meminta kepada para anggota, khususnya dari dapil V, untuk memberikan perhatian lebih terhadap masalah di Pasar Parakan Muncang. Kelayakan, kenyamanan, kebersihan, dan kerapian pasar ini menjadi PR besar bagi Pemda Sumedang,” ungkap Asep Kurnia saat ditemui pada acara HUT Kecamatan Cimangung ke-38.

Asep Kurnia juga menyoroti pentingnya langkah revitalisasi yang segera dilakukan oleh Pemda Sumedang. Menurutnya, upaya ini sangat mendesak demi meningkatkan pendapatan daerah dan memastikan kenyamanan bagi para pedagang.

“Yang terpenting, pedagang pasar tidak dirugikan. Namanya juga pembangunan, pasti ada pro dan kontra. Namun, setelah revitalisasi pendapatan pedang juga harus meningkat,” tambahnya.Kamis 22 Agustus 2024.

Lebih lanjut, Asep mengungkapkan bahwa sebagian besar pedagang di Pasar Parakan Muncang telah setuju dengan rencana revitalisasi. Oleh karena itu, ia berharap Pemda serius dalam menjalankan rencana ini.

“Sebagian warga pasar sudah setuju, jadi tinggal bagaimana Pemda menindaklanjuti dengan serius. Kami di DPRD akan terus mengawasi dan mengingatkan Pemda agar revitalisasi ini segera terwujud,” tegasnya.

Asep juga menekankan perlunya Pemda untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada dan memastikan anggaran untuk revitalisasi dapat diakses dengan tepat.

“Intinya, masyarakat ingin punya pasar yang bersih, rapi, dan nyaman. Para pedagang pun setuju untuk direvitalisasi, tapi jangan sampai mereka dirugikan. Ini adalah tugas pemerintah daerah, dan ada dinas terkait yang harus menangani ini,” tandas Asep Kurnia.

Asep Kurnia juga menyampaikan bahwa anggota dewan jika diperlukan akan turun langsung untuk mensosialisasikan program ini, dengan harapan pemerintah daerah dapat segera menemukan solusi terbaik.

“Kami akan terus mendesak dan mendorong Pemda untuk segera mengambil langkah konkret,” pungkasnya.**

Exit mobile version