Site icon Fajar Nusantara

DPRD Sumedang Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Peluncuran Film Teman Tegar, Maira – Whisper from Papua

Foto: Istimewa

FAJARNUSANTARA.COM— Anggota DPRD Kabupaten Sumedang menegaskan pentingnya peran seni dan film sebagai medium edukasi lingkungan bagi generasi muda. Pesan itu disampaikan dalam peluncuran film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua yang digelar di Bioskop XXI Jatinangor Town Square (Jatos), Kamis, 5 Februari 2026.

Peluncuran film produksi Aksa Bumi Langit tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi PAN Riki Kadarsyah, unsur pemerintah daerah, Forkopimcam Jatinangor, komunitas kreatif, serta pegiat lingkungan.

Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi PAN, Riki Kadarsyah, menilai film tersebut memuat pesan strategis tentang pelestarian alam yang relevan dengan kondisi lingkungan saat ini, khususnya di wilayah perbukitan seperti Sumedang.

“Film ini menjadi motivasi bagi generasi penerus bangsa agar terus mencintai alam. Kita harus yakin, kalau kita sayang alam, alam juga akan sayang kepada kita,” kata Riki saat ditemui usai pemutaran perdana.

Ia menegaskan, DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendorong kesadaran publik terkait perlindungan lingkungan, termasuk melalui dukungan terhadap karya-karya kreatif yang mengangkat isu ekologis.

Riki juga mengingatkan masyarakat agar tidak merusak kawasan hutan dan menghentikan praktik perusakan alam oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Peliharalah hutan di sekitar kita. Jangan dirusak dan jangan dijarah. Biarkan hutan tetap lestari, gunung-gunung kita semakin lengkap faunanya, dan hentikan perburuan satwa liar,” ujarnya.

Menurut dia, pesan dalam film tersebut menjadi semakin penting mengingat Sumedang sedang memasuki musim penghujan dengan potensi bencana longsor dan banjir yang tinggi.

“Sumedang ini wilayah perbukitan. Kalau hutan rusak, dampaknya langsung ke masyarakat. Maka dari sekarang mari bersama-sama menjaga hutan dan alam agar tetap lestari,” kata Riki.

Melalui momentum peluncuran film ini, DPRD berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat secara luas.**

Exit mobile version