FAJARNUSANTARA.COM— Santri Pondok Pesantren Daarul Ikhlas, Kampung Dungus Maung, Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Lomba Dai Cilik yang digelar Pondok Pesantren Wasilatul Huda, Minggu, 26 Oktober 2025.
Dalam kegiatan yang diikuti 12 peserta dari berbagai pesantren itu, santri Daarul Ikhlas atas nama Dimas Zaqi Nur Zaman meraih juara pertama.
Perlombaan bertema “Mengamalkan Ilmu dengan Melaksanakan Perintah Rasulullah SAW: Ballighu ‘anni walau ayah” ini menjadi ajang tahunan yang rutin digelar untuk mengasah kemampuan berdakwah dan menanamkan nilai akhlak sejak usia dini bagi para santri.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ikhlas, Ustaz Dian Rosyadi, mengatakan keikutsertaan santrinya dalam ajang tersebut bukan semata untuk mencari kemenangan, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan mental.
“Kegiatan seperti ini adalah sarana untuk melatih dan mengasah mental santri agar kuat menegakkan amar ma’ruf bil ma’ruf dan nahi mungkar bil ma’ruf,” kata Ustaz Dian saat ditemui usai acara, Minggu sore.
Ia menambahkan, pembinaan di Daarul Ikhlas dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan santri dalam berbagai kegiatan antarpesantren.
“Kami mendidik anak sejak dini supaya akidah dan akhlak mereka benar-benar terbentuk. Pagi, siang, sore, dan malam, pembelajaran terus berjalan agar mereka terbiasa dengan disiplin dan merasa nyaman menjalani kegiatan,” ujarnya.
Keberhasilan santri Daarul Ikhlas dalam lomba tersebut, kata Dian, menjadi bukti nyata hasil dari pembinaan intensif di pesantren. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus memotivasi santri untuk berprestasi sekaligus memperluas jaringan silaturahmi antarpesantren.
“Semoga dengan adanya perlombaan ini, semangat berdakwah dan belajar para santri semakin tumbuh, sekaligus menjadi daya tarik bagi calon santri baru,” tuturnya.
Kegiatan Lomba Dai Cilik di Cicalengka ini menjadi cerminan peran pesantren dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan bermental tangguh di tengah tantangan zaman.**
