Site icon Fajar Nusantara

Diguyur Hujan Deras, Jatinangor Kembali Direndam Banjir

SAR UNPAD Bersama Babinsa Desa Cikeruh saat menangani banjir di Jatinangor

FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG –Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang diguyur hujan lebat yang cukup lama, akibatnya daerah perkotaan yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung ini mengalami banjir yang cukup parah.

Menurut Ade Koswara, salah satu warga Jatinangor, hujan lebat mulai Jam 16.00 sampai pukul 20.00 air masih naik sampai sedada orang dewasa.

“Air naik terus sampai sekarang jam 20.14 masih besar sampai sedada orang dewasa khusunya di jalan Cikeruh,” tuturnya kepada fajarnusantara.com, Selasa (19/04).

Titik rawan banjir menurutnya berada di wilayah Desa Cikeruh RW 7, 9, dan 10, sementara di Desa Sayang RW 1, 2, dan 9.

Ia juga menyebutkan, jalan Sayang arah Brimob di tutup pukul 21.00-an sehingga alternatif melalui jalan Caringin.

Pantauan dilapangan, menurut Ade, tim dari BPBD, SAR dan Brimob mulai turun ke lokasi banjir sekitar pukul 18.30.

Sementara itu, Serma Wawan Babinsa Desa Cikeruh yang berada diloksi mengatakan, banjir ini adalah banjir musiman yang setiap hujan deras dipastikan banjir.

“Saat ini kami bantu mengevakuasi warga, dan wargapun sudah pada siap siaga ketika hujan turun lebat sampai saat ini wilayah Desa Cikeruh air belum surut,” ucapnya.

Ia menambahkan, banjir mulai menerjang rumah warga sekitar pukul 21.40 WIB. Dampak banjir akibat meluapnya Sungai Cikeruh menggenangi 33 rumah.

“Tidak ada korban jiwa dalam banjir ini, sementara kerugian materil belum biasa dihitung. Warga yang terkena banjir belum ada yang mengungsi masih bertahan di rumahnya sambil membersihkan dampak banjir,” katanya.

Upaya yang dilakukan Babinsa, Bhabinmas dan Aparatur Desa, kata ia, membantu warga membersihan lumpur dampak Banjir.(ESH).

Exit mobile version