FAJARNUSANTARA.COM, Pangandaran–Kordinator Democracy Elctoral Empowertment Partenership (DEEP) Kabupaten Pangandaran Supriyo, SE mengajak masyarakat Kabupaten Pangandaran untuk turut serta mengawal berlangsungnya seleksi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, panwascam.
Partisipasi masyarakat amat diperlukan untuk memastikan para kandidat panwascam ini adalah orang-orang yang memiliki integritas.
“Kita dapat melihat nama-nama yang lulus cat ada incumbent atau eks panwascam pada pemilu atau pilkada sebelumnya dan ada juga kandidat baru”. Kata Suprio, Rabu (19/10/2020).
Masyarakat harus ikut menilai dan memberikan masukan pada tim seleksi melalui tanggapan masyarakat. Tambah Supriyo.
“Tanggapan masyarakat pada tahapan seleksi ini kan gerbang awal partisipasi masyarakat membersamai Bawaslu ke depannya. Kalau tidak mempertimbangkan bisa jadi masyarakat justru malah bertambah pasif.” Jelas Supriyo.
“Bawaslu tidak sendirian, publik harus membersamai bawaslu aktiv melakukan pemantauan dan pengawasan”
Selain itu Suprio juga mengamanatkan agar Bawaslu bisa sepenuhnya mempedomani juknis atau pedoman pelaksanaan pembentukkan panwascam.
“Bawaslu Pangandaran punya PR tentang representasi perempuan dijajarannya. Dalam pedoman pembentukkan juga sudah ada upaya menghadirkan perempuan minimal 30%.” Ungkap Suprio
“Idealnya harus bertamabah jika sebelumnya perempuan dipanwacam hanya dua orang tentu perlu ada peningkatan jumlah”. Tutur Suprio.
“Sebagai pemantau pemilu DEEP berharap Bawaslu mau mendengar berbagai masukan dari masyarakat yang ikut berperan aktif” lanjutnya
“Masyarakat Pangandaran mari kita kawal bersama prosesnya, pastikan yang terpilih adalah sosok yang berintegritas!” Tutup Suprio.
(Kontributor Pangandaran : Elang Ratna Sari)
