FAJARNUSANTARA.COM- Masalah debu yang berasal dari perusahaan PT. KPS yang berlokasi di RW 15 Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, telah menimbulkan kegerahan tidak hanya bagi warga setempat, tetapi juga meresahkan Pemerintahan Desa.
Hingga saat ini, belum ada solusi konkret yang diberikan terkait permasalahan ini.
Kepala Desa Cipacing, Hj. Dede Juariah, dengan kekhawatiran yang mendalam, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya koordinasi dengan Humas perusahaan. Namun, respons yang diterima ternyata tidak memuaskan.
“Kami telah berupaya secara berkelanjutan untuk menyampaikan keluhan warga, tetapi respons dari pihak perusahaan sangat minim kerjasamanya,” ujar Dede Juariah.
Dede Juariah menegaskan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kesehatan warga yang terancam akibat paparan debu dari perusahaan tersebut.
“Hingga hari ini, kami terus berusaha untuk berdialog dengan pimpinan PT. KPS. Namun, sayangnya, belum ada jawaban yang pasti. Bahkan ketika kami mencoba menghubungi mereka melalui pesan WhatsApp, responsnya juga tidak memuaskan,” tambah Dede Juariah.
Kepala Desa Cipacing menyampaikan rasa kecewa atas sikap kurang kooperatif yang ditunjukkan oleh PT. KPS terhadap pemerintah desa.
Dia juga menyampaikan bahwa jika upaya dialog terus menemui kesulitan, pemerintah desa mungkin akan mempertimbangkan langkah untuk melaporkan masalah ini ke tingkat yang lebih tinggi, yakni ke Bupati.***
