Site icon Fajar Nusantara

Cibogo Horse Festival Ditiket, Ini Penjelasan Penyelenggara

Ketua Penyelenggara Cibogo Horse Festival, Iwan Hermawan, (Foto: Istimewa)

FAJARNUSANTARA.COM.-Cibogo Horse Festival 2025 hari kedua menyedot ribuan penonton dari berbagai daerah Jawa Barat. Sebanyak 14 race pacuan kuda rakyat digelar di Lapangan Pacuan Kuda Cibogo, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Minggu, 29 Juni 2025.

Sebanyak 100 kuda dari berbagai kelas ambil bagian dalam perlombaan yang digelar oleh MyOne26.

Penonton tampak memenuhi area lapangan meski dikenakan tiket masuk sebesar Rp 20 ribu.

Ketua Penyelenggara, Iwan Hermawan, menyebut antusiasme masyarakat luar biasa tinggi, bahkan melebihi ekspektasi panitia.

“Sangat luar biasa, animo masyarakat di acara pacuan kuda kali ini. Mungkin masyarakat pecinta pacuan kuda rakyat sudah rindu hiburan,” ujar Iwan yang juga mantan crosser nasional dan warga asli Tanjungsari.

Menurutnya, penarikan tiket masuk dilakukan bukan untuk keuntungan finansial, tetapi sebagai bentuk penertiban penonton.

“Adapun untuk tiket Rp 20 ribu, sengaja panitia kutip agar pengunjung tertib. Selama saya bikin event motor cross atau pacuan kuda, nggak pernah ada yang namanya untung,” katanya.

Iwan menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan di lapangan pengganti Arena Pacuan Kuda Arcamanik Bandung, yang hingga kini belum terealisasi pembangunannya oleh Pemprov Jawa Barat.

“Lapangan ini kita manfaatkan untuk mengobati kerinduan masyarakat Sumedang dan sekitarnya untuk menyaksikan pacuan kuda,” jelasnya.

Meski tidak mencari keuntungan, Iwan menegaskan manfaat dari acara ini cukup besar bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di sekitar lokasi. Warung makan, pedagang kaki lima, dan pelaku usaha lokal ikut merasakan dampaknya.

Ia berharap, Pemprov Jabar dapat segera mewujudkan pembangunan sarana pacuan kuda yang representatif di Cibogo.

“Saya sudah usulkan agar seleksi Pra Porda cabang pacuan kuda bisa digelar di sini. Ini juga bagian dari dukungan saya untuk Pordasi Sumedang. Kebetulan Ketua Pordasi-nya Kakak saya, Dede Mulyadi,” ujar Iwan menutup.**

Exit mobile version