FAJARNUSANTARA.COM,- Menanggapi keluhan masyarakat mengenai kualitas proyek pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Garut, Bupati Rudy Gunawan berjanji untuk mengambil tindakan konkret.
Dalam upaya untuk merespons keprihatinan yang ada, Bupati Rudy berencana untuk secara pribadi memimpin inspeksi terhadap sejumlah proyek pembangunan jalan serta kantor kecamatan di wilayah tersebut.
Komunikasi tertulisnya, Rudy menjelaskan bahwa perhatian masyarakat mengenai kualitas jalan dan proyek pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Garut sangatlah penting.
“Saya akan meluangkan waktu selama 4 hari mulai Sabtu mendatang untuk mengunjungi wilayah selatan,” ungkap Rudy pada Kamis (10/09/2023).
Disampaikannya, Salah satu proyek yang menjadi fokus utama adalah pembangunan jalur Pamegatan-Singajaya yang menghabiskan dana sekitar 6.8 Miliar Rupiah. Dalam pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Inspektorat, ditemukan beberapa perubahan pada spesifikasi proyek yang sebenarnya.
“Inspektorat mencatat bahwa terdapat pengurangan spesifikasi pada pengerjaan proyek ini. Lebih lanjut, terdapat kontraktor yang menawar dengan selisih harga lebih dari 10%. Keluhan juga telah disampaikan masyarakat terhadap sebagian besar proyek di jalur Cihirup, Tagal Gede, Mekarbakti, dan Mekarmukti,” papar Rudy.
Bupati Rudy menekankan bahwa kualitas proyek haruslah menjadi prioritas utama, dan tidak akan ada kompromi dalam mengevaluasi setiap proyek. Jika proyek tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan, termasuk aspek pendanaan, peralatan, dan kecukupan tenaga kerja, sanksi akan diberlakukan.
“Semua langkah ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah,” paparnya.
Melalui langkah tegas ini, diharapkan proses pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Garut akan berjalan lebih baik, dan masyarakat setempat akan dapat merasakan manfaat yang optimal.(smbs)**
