Site icon Fajar Nusantara

Bupati Garut Lantik 3.295 Guru Honorer Menjadi PPPK, Inilah Harapan untuk Pendidikan

Bupati Garut H.Rudy Gunawan Usai Melantik Para Guru Honorer (Foto: Dok Diskominfo Garut)

FAJARNUSANTARA.COM,- Bupati Garut, Rudy Gunawan, hari ini melantik langsung sebanyak 3.295 tenaga guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pelantikan ini berlangsung di Lapangan Otto Iskandar Di Nata, Alun-alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut pada Selasa (27/6/2023).

Dalam acara pelantikan, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan bahwa melalui pelantikan ini, para pegawai yang hadir secara resmi telah menjadi PPPK sesuai dengan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan demikian, status mereka sejajar dengan Aparatur Sipil Negara yang lain.

“Saya telah meminta kepada BKD dan Disdik agar pada acara pengangkatan dan pengambilan sumpah sebagai PPPK, saudara-saudara menggunakan baju KORPRI,” ungkap Bupati Garut.

Bupati Garut menekankan bahwa dirinya dan dr. Helmi Budiman selalu memberikan perhatian kepada para guru, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer. Tidak ada perbedaan perlakuan terhadap mereka.

“Kami tidak pernah membedakan apakah saudara adalah guru honorer atau guru PNS. Kami menganggap bapak ibu adalah guru yang memiliki konsekuensi hukum dan nilai-nilai penting bagi anak didik,” tambahnya.

Salah satu guru yang dilantik, Tintin Siti Hajar Romantini (40), yang bekerja di SDN 1 Sukajaya, juga berbagi perasaan haru dan syukur atas pelantikan ini. Sejak tahun 2007, Tintin telah mengabdikan diri sebagai guru honorer di Kabupaten Garut selama hampir 16 tahun.

Tintin mengungkapkan rasa syukurnya karena setelah melewati perjuangan yang panjang, mengikuti berbagai tes, akhirnya pada hari ini ia berhasil dilantik menjadi PPPK.

“Alhamdulillah, Allah menjawab doa-doaku. Hari ini, tanggal 27 Juni 2023, saya menerima surat yang sangat berharga dan sakral ini. Surat ini menjadi simbolis bagi saya, atas tangan Bupati Garut,” ujarnya dengan haru.

Dalam pelantikan ini, Tintin berjanji akan semakin bersemangat dalam mengajar generasi penerus bangsa, sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan pada acara ini.

“Dengan usia saya yang sekarang 40 tahun, jika Allah memberikan umur panjang, saya masih memiliki kesempatan selama 20 tahun ke depan untuk melayani dan mengabdi kepada anak didik saya,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Garut semakin meningkat dan guru-guru honorer dapat terus memberikan kontribusi yang berharga bagi anak didik dan kemajuan pendidikan di daerah ini.***

Exit mobile version