FAJARNUSANTARA.COM,- Bupati Garut, Rudy Gunawan, memimpin apel pagi di RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Selasa (22/8/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memastikan bahwa komitmen kuat untuk meningkatkan layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas RSUD dr. Slamet tetap dijaga.
Poin utama yang ditekankan oleh Bupati adalah pentingnya kerja sama antara sektor publik dan swasta dalam menyediakan layanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Garut.
Bupati Rudy Gunawan menegaskan kembali tekad pemerintah daerah untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan melalui RSUD dr. Slamet Garut.
Dalam konteks transformasi kesehatan nasional, Bupati juga menyoroti perlunya akreditasi bintang 5 untuk RSUD ini sejalan dengan standar pelayanan yang berkualitas.
“Dalam upaya transformasi kesehatan nasional, akreditasi bintang 5 RSUD ini harus sejalan dengan pelayanan berkualitas yang tak boleh berkurang,” kata Bupati.
Selain itu, Bupati memberikan perhatian khusus kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang baru saja menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ini dianggap sebagai langkah positif dalam memberikan pengakuan terhadap peran vital nakes dalam sistem pelayanan kesehatan.
Namun, Bupati juga menggarisbawahi bahwa masih ada sekitar 200 pegawai non-nakes yang belum diangkat menjadi PPPK.
Hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 yang hanya memungkinkan nakes, guru, dan penyuluh untuk diangkat sebagai PPPK.
Bupati Garut menegaskan bahwa RSUD dr. Slamet harus menjadi rumah sakit yang lebih maju dibandingkan rumah sakit swasta. Ia juga mengajak RSUD dr. Slamet untuk menjadi inspirasi bagi rumah sakit swasta lainnya.
“RSUD dr. Slamet harus berada di barisan terdepan, jangan sampai rumah sakit swasta lebih unggul dari rumah sakit pemerintah.
Meskipun semua fasilitas dan dukungan disediakan oleh pemerintah, rumah sakit swasta tidak boleh lebih maju hanya karena mereka harus mengatasi tantangan keuangan,” tegas Bupati.(smbs)**
