Site icon Fajar Nusantara

Bunda Bilqis Pimpin Al-Hidayah Golkar Sumedang, Siap Gaungkan Pengajian Hingga Pelosok Desa

Yuslita Sumarni Bilqis resmi terpilih sebagai Ketua Pengajian Al-Hidayah Partai Golkar Kabupaten Sumedang, (Foto: Istimewa)

FAJARNUSANTARA.COM- Yuslita Sumarni Bilqis resmi terpilih sebagai Ketua Pengajian Al-Hidayah Partai Golkar Kabupaten Sumedang dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar, Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (31/7).

Dalam forum tersebut, Bunda Bilqis—sapaan akrabnya—ditetapkan secara aklamasi menggantikan ketua sebelumnya, Aam Salamah.

“Hari ini sangat berharga bagi saya karena diberi kepercayaan memimpin Al-Hidayah secara aklamasi. Ini bukan hanya amanah, tapi juga tanggung jawab besar untuk membesarkan Al-Hidayah hingga ke pelosok desa,” ujar Bunda Bilqis.

Musda IX ini sekaligus menjadi momen konsolidasi organisasi perempuan Partai Golkar untuk kembali menggairahkan peran pengajian Al-Hidayah di tengah masyarakat. Dalam kepemimpinannya, Bunda Bilqis menegaskan komitmennya membawa organisasi ini lebih dekat dengan perempuan akar rumput.

“Al-Hidayah bukan milik individu, tapi milik kita semua. Kita akan bergerak bersama, baik dari jajaran DPD hingga fraksi Partai Golkar. Insya Allah, kami siap bersinergi membesarkan Al-Hidayah,” tegasnya.

Ia pun mengusung visi besar: “Terbentuknya kaum perempuan Indonesia yang bertakwa kepada Allah SWT, berakhlakul karimah, cerdas, mandiri dan sejahtera dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dalam wadah NKRI yang demokratis.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia memprioritaskan tiga misi utama: meningkatkan kualitas sumber daya perempuan, menggerakkan potensi kaum perempuan di seluruh daerah, serta memperjuangkan sistem kehidupan yang adil bagi perempuan dan keluarga.

Sementara itu, mantan ketua Aam Aminullah menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan baru.

“Saya siap mendampingi dan mendukung ketua terpilih dalam mewujudkan visi dan misi Al-Hidayah ke depan,” katanya.

Musda IX Al-Hidayah Partai Golkar ini mengusung tema “Berpegang Teguhlah pada Tali Agama Allah dan Jangan Bercerai Berai.” .

Exit mobile version