Site icon Fajar Nusantara

Bobby Sukses Kembangkan Teh Cisoka Menjadi Minuman Fermentasi

Bobby memperlihatkan hasil kekayaan alam Sumedang yang dikemas dalam bentuk Sambeang, Minggu (17/7/2022) Foto : Langga Kusumah

FAJARNUSANTARA.COM — Mahbub Junaidi, yang ketika di atas panggung atau dunia permusikan memakai nama Bobby Junaidi, berhasil menemukan formula baru pengganti bahan baku bir yang belakangan ikut populer di tanah air.

Kalau biasanya bir dibuat dengan bahan yakni gandum, hops, pilsener, air dan ragi, Bobby menguji pucuk teh dari perkebunan Cisoka, Sumedang, Jawa Barat, dan hasilnya cukup mengejutkan. Lantas, produknya diberi nama Sambeang.

Ditemui di kedai kecil miliknya di pusat Kota Sumedang, pada Minggu (17/7/2022), dia menjelaskan bahwa bir bernama Sambeang buatannya, bisa menjadi pengganti bir kebanyakan dan tentu tanpa kandungan alkohol sedikit pun.

“Sambeang itu nol persen alkohol, dan saya diberi kesempatan oleh Sang Pemilik Dunia, rasanya semirip mungkin bir buatan orang bule,” katanya menyebutkan.

”Pangsa pasar saya adalah mereka yang masih suka minum atau yang pernah minum dan sulit menemukan minuman pengganti. Makanya ada alternatif minuman yang rasanya hampir sama tapi tidak memabukan, dan ini semuanya adalah hasil kekayaan alam di Sumedang,” katanya menjelaskan.

Dalam upaya pembuatannya, Bobby menghabiskan waktu selama tujuh bulan dalam proses uji cobanya. Entah sengaja atau tidak, produk pertama kali dikemas dalam botol kaca berwarna hijau untuk varian teh hijau dan botol warna cokelat bagi varian teh gula kawung, kemudian dipasarkan di kedai miliknya, bertepatan dengan hari jadi Sumedang ke 444 tahun, pada 22 April 2022 lalu.

“Untuk membuat Sambeang, saya butuh waktu riset bahan yang lumayan lama. Kalau untuk awalan saya mengacu pada akhir dari rasa minuman itu sendiri. Contohnya, jika saya ingin membuat minuman dengan rasa minuman keras seperti merk luar atau merk lokal yang sudah terkenal, maka saya uraikan, rasa rasa masamnya dari mana, bau khasnya dari mana dan itu saya ulik selama kurang lebih 7 bulan,” katanya.

“Ternyata semua rasa itu bisa saya hadirkan dari bahan yang ada di Sumedang, dan yang paling keren itu ternyata pucuk teh Cisoka bisa menggantikan beberapa komponen untuk memunculkan rasa khas bir sekaligus menggantikan beberapa bahan impor yaitu gandum, hops, dan pilsener,” ucapnya melanjutkan.

Dia bilang, Sambeang tak bikin mabuk malah bikin sehat. Malah dari cerita beberapa pelanggannya, asam urat, kolesterol, ambeien juga wasir, reda setelah mengkonsumsi minuman ini. Terlebih, jika peminumnya membutuhkan istirahat berkualitas guna memulihkan stamina tubuhnya.

Hanya saja, Bobby tak merekomendasikan individu yang menderita maag kronis, asma, liver, hamil atau sedang menyusui untuk mengkonsumsi Sambeang.

Exit mobile version