Site icon Fajar Nusantara

Bisnis Budidaya Madu Teuweul Ditengah Covid-19 Sangat Menjanjikan

BUDIDAYA : Roni Hidayat (kanan) saat menunjukkan proses budidaya madu teuweul yang siap panen kepada camat Rancakalong

BUDIDAYA : Roni Hidayat (kanan) saat menunjukkan proses budidaya madu teuweul yang siap panen kepada camat Rancakalong

RANCAKALONG – Roni Hidayat warga Dusun Pasir Benteng RT 02 RW 07 Desa Nagarawangi Kecamatan Rancakalong, mampu mengembangkan budidaya madu teuweul sejak satu tahun lalu.

Pengembangan budidaya madu itu, bermula karena dirinya berkecimpung didunia lingkungan dan mempunyai program penyelamatan hewan. Terlebih hewan teuweul nyaris punah. Sehingga terpikir dibenaknya untuk dikembangkan.

“Awalnya merencanakan program menyelamatkan hewan karena perkembangan lebah trigona terus berkurang, seiring berjalannya program tersebut hingga menemukan potensi dari lebah trigona yang bisa dikembangkan dan dimanfaatkan,” tuturnya.

Budidaya lebah teuweul ini awalnya sendiri, namun ketika orang yang memiliki tujuan sama, akhirnya tahun lalu membentuk kelompok tani lebah, kelompok yang fokus dilebah trigona.

“Pertama merintis baru memiliki beberapa peti/kandang teuweul, tapi sekarang alhamdulillah sudah mencapai ratusan peti,” ucap Roni yang tengah menyelesaikan gelar doktor di Universitas Padjadjaran (Unpad) itu

Ia berharap kedepannya bisa lebih mengembangkan target produksi dan memberikan manfaatnya kepada masyarakat dari budidaya ini.

“Rencana kedepannya lebih kepada peningkatan ekonomi masyarakat setelah potensi muncul mungkin kedepannya kita akan membentuk koperasi berbasis prodak untuk warga,” katanya.

Roni mengaku semenjak merebaknya kasus corona, permintaan madu teuweul jadi naik, konon bisa menyembuhkan Covid-19.

“Kami sering kewalahan mencukupi permintaan konsumen dari berbagai wilayah di sekitar Jawa Barat bahkan Banten. Alhamdulillah bersyukur dalam satu hari bisa menjual 6 botol ukuran 80 ml, dengan kisaran harga Rp 50 ribu perbotolnya,” tutupnya.

Sementara ditempat yang sama, Camat Rancakalong Ili mengatakan pihaknya mengapresiasi gagasan yang dimiliki warga Rancakalong. Terutama budidaya lebah trigona untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tim kecamatan langkah awal mencari mitra dimasyarakat, kalau sudah ada kita akan mendorongnya, kita fasilitasi dan sudah ngobrol dengan pemerintah Desa dengan rekan-rekan. Mudah-mudahan nanti kita bisa mendorong membantu masyarakat yang sudah punya inisiatif,” tutupnya

Exit mobile version