FAJARNUSANTARA.COM, SUMEDANG – Layanan Aktiv Baznas (LAB) Kabupaten Sumedang, menyalurkan bantuan kepada Toni Agi Herdiansyah. Bocah berusia 8 tahun asal Dusun Sukamantri Desa Cibeureum Wetan Kecamatan Cimalaka ini, tidak seberuntung anak-anak seusianya.
Dimana, semenjak pandemi Covid-19, Toni harus mencari dan mengumpulkan rongsokan untuk dijual. Hal ini dilakukan Toni untuk membantu meringankan beban ekonomi orang tuanya.
“Sebelumnya kita melakukan asesmen. Dan ternyata benar, kondisinya sangat memprihatinkan,” kata Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas, Kamis (24/6/2021) seperti melansir dari laman Pemkab Sumedang.
Disebutkan Ayi, pihaknya memberikan bantuan berupa perangkat ponsel siap pakai untuk membantu belajarnya saat pandemi ini. Dia juga berharap, bantuan ini dapat menambah semangat belajar Toni secara daring.
Toni yang duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) ini, ikut membantu ayahnya dengan memungut rongsokan setiap hari. Akibatnya, waktu belajar dan mengaji Toni jadi terganggu.
“Jadi tidak ada alasan lagi mengeluh karena tidak punya ponsel android untuk membuat tugas belajar secara daring,” katanya.
Di tempat sama, ayah Tono, Dedi Rosadi menyebutkan, sejak pandemi tahun lalu, perekonomian keluarganya semakin terpuruk. Dalam menghidupi kebutuhan harian keluarga, dirinya hanya mengandalkan kerjaan serabutan yang didapat dari tetangga sekitar rumah, dan itu juga tidak setiap hari.
“Alhamdulillah, terima kasih atas perhatian dan bantuan ini,” ujarnya. (**)
