FAJARNUSANTARA.COM- Asep Kurnia, anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi Partai Golkar, menyampaikan pandangannya terkait kegiatan Bunga Desa yang mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kamis 5 September 2024.
Fraksi Partai Golkar mengingatkan agar Pemda Sumedang dan PJ Bupati yang merupakan birokrat murni, bukan politisi, bersikap bijak dan berhati-hati dalam menentukan langkah, terutama saat memasuki tahapan Pemilu.
“Kita berharap salah satu indikator kesuksesan Pemilu adalah netralitas birokrasi, khususnya dari aparatur sipil negara (ASN). Oleh karena itu, PJ Bupati harus menjadi garda terdepan dalam menjaga netralitas ASN, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh undang-undang,” kata Asep Kurnia, Jumat (5/9/2024).
Menurut Asep, apapun jenis kegiatannya, baik kedinasan maupun non-kedinasan, harus dipastikan tidak menimbulkan kesan ketidaknetralan atau berpotensi dipolitisasi. Hal ini penting agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau menciptakan kegaduhan politik di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya langkah-langkah yang harus diambil agar ASN di Sumedang terus menjaga integritas dan netralitas dalam Pemilu tahun ini.
“Sampai saat ini, PJ Bupati Sumedang dinilai sangat netral. Namun, tetap perlu dipastikan agar di tingkat bawah tidak terjadi pelanggaran netralitas oleh ASN,” tambahnya.
Asep Kurnia juga mengingatkan bahwa tindakan yang menunjukkan ketidaknetralan ASN harus diantisipasi sejak dini.
“Jangan sampai ada kejadian yang menimbulkan persepsi negatif atau memicu kegaduhan. Keberhasilan PJ Bupati Sumedang dalam menjaga netralitas jangan sampai dinodai oleh ulah segelintir ASN,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjelang Pilkada, dan meminta agar ASN yang melanggar aturan netralitas ditindak tegas.**
